Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Dari Pos Jaga ke Tepi Danau, Kisah Tragis Seorang Satpam

Screenshot_2026-07-24-19-02-42-65_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817
Korban ditemukan masih berseragam dengan tangan terborgol, polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Misteri kematian seorang petugas satuan pengamanan (satpam) objek vital Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mengundang perhatian publik. Sumarna (40) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di tepi Danau Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Ubrug, Jumat (24/7/2026).

Korban ditemukan masih mengenakan seragam dinas lengkap. Yang menjadi perhatian, kedua tangan korban berada dalam kondisi terborgol ke belakang. Kondisi tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan intensif yang dilakukan Satreskrim Polres Purwakarta untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sumarna sebelumnya tengah menjalankan tugas piket malam menjaga kawasan objek vital Waduk Jatiluhur. Namun, sekitar pukul 03.00 WIB, korban tidak lagi dapat dihubungi dan tidak kembali ke pos jaga sebagaimana mestinya. Situasi itu membuat rekan-rekan kerjanya khawatir hingga akhirnya dilakukan pencarian.

Kepala satuan pengamanan bersama sejumlah petugas dan warga kemudian menyisir area sekitar waduk. Setelah beberapa jam pencarian, sekitar pukul 11.00 WIB, jasad korban ditemukan mengapung di tepi danau.

“Tadi ada telepon dari kepala satpam yang mengabarkan Sumarna tidak ada sejak pukul 03.00 WIB. Setelah dicari bersama teman-teman dan warga, sekitar pukul 11.00 WIB korban ditemukan di pinggir danau dengan kedua tangan terborgol ke belakang,” ujar Warta, warga di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Warta, sebelum dinyatakan hilang, korban diduga sempat menegur sekelompok orang yang hendak melakukan aksi vandalisme dengan mencoret-coret kawasan objek vital Waduk Jatiluhur.

“Informasinya korban melarang orang yang hendak mencoret-coret. Itu memang bagian dari tugasnya sebagai petugas keamanan. Aksi serupa juga sempat terjadi beberapa hari sebelumnya dan diduga kelompok tersebut kembali datang,” tuturnya.

Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, jenazah dirujuk ke RS Sartika Asih Bandung guna menjalani autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, membenarkan kondisi korban saat pertama kali ditemukan. Ia menegaskan bahwa penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, pemeriksaan saksi, hingga menunggu hasil autopsi.

“Korban ditemukan masih mengenakan seragam dinas dan kedua tangannya dalam keadaan terborgol. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Semua kemungkinan masih kami dalami, termasuk mengidentifikasi pelaku apabila ditemukan adanya unsur pidana,” kata I Made.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya sepeda motor yang digunakan saat bertugas serta satu unit handy talky (HT). Sementara itu, telepon genggam milik korban hingga kini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

“Kami telah mengamankan barang-barang milik korban, seperti sepeda motor dan HT. Untuk telepon genggam korban masih belum ditemukan. Sejumlah saksi juga telah kami mintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Purwakarta masih mendalami seluruh fakta dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan antara dugaan korban sempat menegur aksi vandalisme dengan kematian yang dialaminya. Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya guna membantu proses pengungkapan kasus.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store