Tim Pengabdian UNG Sosialisasikan SOP Pengolahan Acar Ikan Cakalang di UMK Ma’Eda
Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo– Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengolahan Acar Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di UMK Ma’Eda pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam menerapkan proses produksi yang memenuhi standar keamanan pangan dan jaminan mutu.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh owner dan karyawan UMK Ma’Eda serta melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai pelaksana program pengabdian. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai penerapan SOP mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan produk agar kualitas hasil produksi tetap terjaga.
Narasumber kegiatan, Adelia A. Nusa, menjelaskan bahwa penerapan SOP merupakan langkah penting untuk menghasilkan produk olahan yang aman, higienis, dan berkualitas.
Menurutnya, penggunaan ikan cakalang segar sebagai bahan baku menjadi faktor utama yang menentukan mutu produk akhir. Selain itu, penerapan alur produksi yang sistematis dan satu arah (one way flow), mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan, dinilai mampu mencegah kontaminasi silang sekaligus menjaga kualitas produk selama proses produksi berlangsung.
Melalui sosialisasi ini, Tim Pengabdian UNG juga memberikan pemahaman praktis kepada pelaku UMK mengenai setiap tahapan pengolahan sesuai standar. Dengan penerapan SOP secara konsisten, diharapkan produk acar ikan cakalang memiliki kualitas yang lebih baik, cita rasa yang tetap konsisten, serta umur simpan yang lebih panjang.
Owner UMK Ma’Eda menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memperoleh pemahaman mengenai SOP pengolahan acar ikan cakalang, pihaknya juga mendapatkan bantuan peralatan teknologi serta diagram alir proses produksi yang akan menjadi pedoman dalam menjalankan usaha.
> “Melalui kegiatan ini kami memperoleh pengetahuan mengenai penerapan SOP pengolahan acar ikan cakalang, sekaligus mendapatkan bantuan peralatan teknologi dan diagram alir proses produksi yang sangat membantu dalam menjalankan usaha. Kami berkomitmen menerapkan seluruh tahapan produksi sesuai SOP agar kualitas dan keamanan produk tetap terjaga,” ujarnya.
Ketua Tim Pengabdian, Shindy Hamidah Manteu, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat yang didukung melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026.
Ia berharap program ini mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMK dalam menghasilkan produk olahan yang memenuhi standar keamanan pangan, memiliki kualitas yang konsisten, serta daya saing yang lebih tinggi di pasar.
Shindy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPPM Kemendiktisaintek Tahun 2026 atas dukungan pendanaan melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Ia juga mengapresiasi UMK Ma’Eda sebagai mitra serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program pengabdian teterlaksana***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
