Menuju Haji yang Sehat dan Mandiri, KKM-HIPE FKIK UIN Malang Laksanakan Edukasi CJH
Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Batu — Kelompok 38 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Humaniora dan Integrasi Pelayanan Edukasi (HIPE) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program edukasi serta pemantauan kesehatan bagi calon jamaah haji (CJH).
Kegiatan ini dilaksanakan dari Sabtu, 27 Desember 2025 hingga MInggu, 1 Februari 2026 dalam rangka meningkatkan kesiapan fisik dan pengetahuan kesehatan jamaah sebelum menjalankan ibadah haji, yang dikenal memiliki tuntutan fisik cukup tinggi.
Program pendampingan kesehatan ini berlangsung dalam empat kali pertemuan yang terstruktur dan berkesinambungan. Setiap pertemuan dirancang untuk memberikan manfaat yang optimal, baik dari sisi pemeriksaan kesehatan, edukasi, maupun pembiasaan gaya hidup sehat bagi calon jamaah haji.
Pada pertemuan pertama, tim KKM Kelompok 38 melakukan penegakan riwayat kesehatan calon jamaah haji. Kegiatan ini meliputi penggalian informasi terkait riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita, kebiasaan hidup sehari-hari, konsumsi obat rutin, serta keluhan kesehatan yang dirasakan oleh jamaah. Penegakan riwayat ini menjadi langkah awal yang penting untuk mengetahui kondisi dasar kesehatan calon jamaah haji sebagai bahan pertimbangan dalam pendampingan selanjutnya.
Memasuki pertemuan kedua, kegiatan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi tes Mini-Cog untuk menilai fungsi daya ingat dan kognitif calon jamaah haji, mengingat aspek kognitif juga berperan penting dalam kelancaran pelaksanaan ibadah.
Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan fisik berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi, serta pemeriksaan laboratorium sederhana seperti kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pada pertemuan ini juga dilaksanakan pretest, yang bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan awal calon jamaah haji terkait kesehatan diri dan upaya menjaga kebugaran sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Selanjutnya, pertemuan ketiga diisi dengan kegiatan edukasi kesehatan. Tim KKM menyampaikan materi edukasi melalui berbagai metode dan media, seperti penjelasan langsung, poster informatif, serta video edukasi yang mudah dipahami oleh calon jamaah haji.
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga kesehatan fisik, pengelolaan penyakit kronis, pola makan sehat, aktivitas fisik yang dianjurkan, serta kesiapan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Pada tahap ini, kondisi kesehatan calon jamaah haji terus dimonitor dan dicatat dalam journaling kesehatan, yang berfungsi sebagai catatan perkembangan dan evaluasi kesehatan jamaah dari waktu ke waktu.
Kegiatan pendampingan ditutup dengan pertemuan keempat, yang diawali dengan kembali dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan seperti pada pertemuan kedua. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat perubahan atau perkembangan kondisi kesehatan calon jamaah haji setelah mengikuti rangkaian edukasi dan pendampingan.
Setelah pemeriksaan, kegiatan dilanjutkan dengan jalan pagi bersama, sebagai bentuk pembiasaan aktivitas fisik ringan yang bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran dan stamina jamaah.
Pada akhir pertemuan, tim KKM melaksanakan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan calon jamaah haji setelah mendapatkan edukasi kesehatan melalui berbagai media, termasuk poster, video edukasi, dan journaling kesehatan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Kelompok 38 KKM-HIPE FKIK UIN Malang berharap calon jamaah haji dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatannya, mampu menerapkan pola hidup sehat, serta memiliki kesiapan fisik dan mental yang optimal dalam menjalankan ibadah haji dengan aman dan lancar.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

