Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Honor Rp250 Juta Kasus Raffi Ahmad Kembali Dipersoalkan

1020228488
raffi ahmad dan nagita slavina. sumber : instagram @raffinagita1717.

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Persoalan honorarium dalam penanganan kasus narkotika Raffi Ahmad pada 2013 kembali mencuat setelah lebih dari satu dekade berlalu. Raden Nuh, aktivis yang pernah ikut membantu tim hukum Raffi Ahmad, menyebut terdapat kesepakatan honor sebesar Rp250 juta yang belum terealisasi.

Keterlibatan Raden Nuh dalam perkara tersebut bermula pada Januari 2013. Saat itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kediaman Raffi Ahmad di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dalam penggerebekan tersebut, BNN menemukan zat turunan katinon.

Di tengah proses hukum tersebut, Raden Nuh mengaku diminta ikut membantu penanganan perkara oleh Rahmat Sorialam Harahap, pengacara utama Raffi Ahmad kala itu.

Menurut Raden Nuh, kebutuhan bantuan tambahan muncul karena perkara tersebut cukup kompleks dan melibatkan tiga institusi besar. Dari keterlibatannya dalam penanganan perkara itu kemudian muncul kesepakatan honorarium senilai Rp250 juta.

Namun, menurut pengakuannya, honor tersebut tidak kunjung dibayarkan hingga bertahun-tahun kemudian.

Persoalan honor tersebut kembali dibicarakan ketika Raden Nuh bertemu Rahmat Sorialam Harahap di Medan pada 2024.

Setelah itu, persoalan penagihan kembali dilakukan. Salah satu upaya penyampaian tagihan berlangsung secara tidak langsung melalui Dian, istri Raden Nuh.

Dian disebut secara tidak sengaja bertemu Nagita Slavina di sebuah restoran mewah di kawasan Pondok Indah, Jakarta. Pertemuan tersebut kemudian menjadi bagian dari upaya menyampaikan persoalan honor yang diklaim masih belum diselesaikan.

Namun, menurut Raden Nuh, pendekatan tersebut justru menimbulkan kesalahpahaman. Ia menyebut respons yang muncul kemudian berkembang hingga dirinya mendapat telepon dari sejumlah senior aktivis.

“Rupanya responsnya itu terlalu paranoid, terlalu berlebihan, gitu. Sampai ada rapat sama Dasco (Sufmi Dasco), sampai saya ditelepon juga sama beberapa senior aktivis lah,” ujar Raden Nuh dalam wawancara virtual pada Sabtu, 8 November 2025.

Raden Nuh mengakui bahwa perkara honor tersebut sudah berlangsung lama. Ia juga menyadari posisinya secara hukum tidak kuat untuk mempersoalkan pembayaran tersebut.

Karena itu, ia mengatakan kini telah mengikhlaskan uang Rp250 juta yang disebut sebagai honor atas bantuannya dalam perkara Raffi Ahmad.

Meski demikian, Raden Nuh tetap berharap kontribusinya dalam penanganan perkara tersebut diakui. Baginya, persoalan yang tersisa bukan hanya mengenai pembayaran, tetapi juga mengenai pengakuan atas adanya bantuan yang pernah diberikan.

“Kalau dia bilang nggak mau bayar karena ini sudah lama, oke, sudah cukup. Tapi kalau dia bilang nggak ada kejadian itu, itu ada. Itu intinya,” kata Raden.

Ia juga menyinggung kondisi ekonomi Raffi Ahmad saat ini ketika menjelaskan alasan persoalan tersebut kembali menjadi perhatian.

“Kalau orang punya tunggakan, kalau orang yang nggak mampu sih nggak apa-apa. Sementara kan kondisi ekonominya dia kan, kita lihat sudah jauh seperti bumi dan langit,” ujar Raden.

Klaim mengenai honor Rp250 juta tersebut hingga kini belum mendapat tanggapan resmi dari Raffi Ahmad maupun Nagita Slavina.

Raden Nuh tetap menyatakan bahwa dirinya telah mengikhlaskan persoalan pembayaran tersebut. Namun, ia mempertahankan keterangannya bahwa kesepakatan honor atas bantuan hukum dalam kasus Raffi Ahmad pada 2013 memang pernah ada.

Dengan belum adanya tanggapan resmi dari pihak Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, klaim mengenai honor Rp250 juta tersebut masih bersumber dari keterangan Raden Nuh.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store