Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Bea Cukai Jatim Gagal Jalankan Tugas, Keluarga Jombang Disekap Akibat Rokok Ilegal

Kabarbaru.co
Komplotan pelaku penyekapan di Polres Bangkalan (Dok: Istimewa).

Jurnalis:

Kabarbaru, Bangkalan – Kasus dugaan penculikan dan penyekapan menimpa satu keluarga asal Kecamatan Ngaro, Kabupaten Jombang. Korbannya adalah Anjar Andrianto (29), istrinya Zeni Rismawati (25), serta anak mereka. Ketiganya diduga dibawa secara paksa dan ditahan di Dusun Bujukmas, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Bangkalan.

Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan utang yang berkaitan dengan bisnis rokok ilegal. Dari informasi yang dihimpun, Anjar masih memiliki sisa kewajiban pembayaran sebesar Rp25 juta.

Kejadian bermula pada pukul 02.00 WIB saat keluarga itu berada di rumah mereka. Tiba-tiba, seorang perempuan bernama Nurhidayati bersama lima orang lainnya diduga masuk melalui bagian belakang rumah korban. Mereka kemudian memaksa Anjar beserta keluarganya untuk ikut bersama mereka.

Sebelum kejadian itu, Anjar mengaku telah meminta tambahan waktu untuk melunasi utang tersebut. Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan oleh pihak yang menagih.

Saat proses pemaksaan terjadi, Anjar menyebut sempat terjadi tindak kekerasan terhadap dirinya dan sang istri. Zeni mengalami luka pada bagian leher dan lengan setelah diduga dicekik oleh salah satu pelaku.

“Iya dipaksa, sempat dicekik, dan di bagian leher dan lengan ada yang luka,” ungkap Anjar saat menceritakan kejadian yang dialaminya.

Ketika peristiwa itu berlangsung, warga sekitar tidak melakukan perlawanan. Para terduga pelaku disebut mengatakan kepada warga bahwa mereka hanya akan membawa korban ke pabrik rokok.

Selama berada dalam kondisi disekap, Anjar masih memegang telepon genggamnya. Hal itu karena para pelaku memintanya mencari uang untuk melunasi utangnya. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan Anjar untuk menghubungi pihak kepolisian secara diam-diam ketika penjaga lengah.

“Telepon saya pegang karena mereka juga meminta saya untuk cari uang buat melunasi utang saya,” jelasnya.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak kepolisian melakukan koordinasi lintas wilayah. Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Imtama, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebut korban akhirnya berhasil diamankan.

“Kami meneruskan hasil koordinasi dengan Polres Jombang, kemudian menindaklanjuti untuk mengamankan korban,” kata Agung.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store