Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Andalkan Restu Trump, Bruce Blakeman Tantang Dominasi Kathy Hochul di New York

Desain tanpa judul - 2026-07-20T075318.200
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat berkampanye (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Washington – Partai Demokrat menghadapi tantangan besar dalam mengamankan kursi utama Kongres menjelang Pemilu Sela Amerika Serikat 2026.

Berbagai hasil jajak pendapat nasional menunjukkan bahwa partai tersebut masih kesulitan mencetak keunggulan signifikan, meskipun tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Donald Trump saat ini sedang merosot tajam.

Sejumlah lembaga survei ternama termasuk CNN, Quinnipiac University, Marquette Law School, NBC, dan NPR, News Marist merilis data terbaru yang memperlihatkan peta persaingan.

Hasilnya menunjukkan bahwa 90 persen pemilih yang mendukung Trump siap memenangkan kandidat DPR dari Partai Republik.

Sebaliknya, Demokrat justru mencatat performa di bawah target historis mereka, terutama pada kelompok pemilih yang tidak menyetujui kepemimpinan sang presiden.

Jajak pendapat dari internal Demokrat, Evan Roth Smith, mengungkapkan bahwa peringkat kepuasan bersih terhadap Trump memburuk hingga minus 20 poin.

Angka ini merupakan penurunan drastis jika membandingkannya dengan margin negatif 10 poin pada Pemilu Sela 2018.

Menurut Smith, Demokrat saat ini gagal merangkul sepersepuluh pemilih Amerika yang sebenarnya sudah berbalik melawan Donald Trump.

Situasi krusial ini memicu pergerakan cepat di tingkat negara bagian, salah satunya di New York. Komite Demokrat New York kini meningkatkan investasi awal dan menggelar berbagai acara wilayah demi membendung pergerakan kandidat Republik.

Mereka membidik tokoh seperti Eksekutif Nassau County, Bruce Blakeman, yang maju sebagai calon gubernur dengan dukungan penuh dari Trump.

Langkah taktis ini merupakan respons atas evaluasi Pemilu 2022 lalu. Saat itu, mantan Ketua DPR Nancy Pelosi menilai persaingan gubernur yang ketat menjadi pemicu utama kekalahan Demokrat di New York.

Menanggapi evaluasi tersebut, Gubernur New York saat ini, Kathy Hochul, langsung membangun infrastruktur Kampanye Terkoordinasi guna mendongkrak partisipasi pemilih akar urut.

Anggota DPR AS, Paul Tonko, bahkan menjuluki Blakeman sebagai mini-Trump yang membawa rekam jejak buruk dari tingkat county ke level negara bagian.

Meski survei Siena Research Institute menunjukkan Hochul unggul 20 persen atas Blakeman, kubu Demokrat menegaskan tidak ingin jemawa karena angka jajak pendapat selalu berubah secara dinamis tergantung waktu dan metode pengambilan sampel.

Di sisi lain, Bruce Blakeman tetap percaya diri dan memanfaatkan kedekatannya dengan Trump sebagai nilai jual utama demi keuntungan hubungan dengan pemerintah federal.

Sementara itu, dinamika internal Demokrat juga diwarnai tuntutan kebijakan baru dari Anggota Majelis Gabriella Romero yang menginginkan pajak lebih besar bagi orang kaya.

Di saat yang sama, Senator Pat Fahy mengkritik dampak ekonomi dari pilihan kebijakan luar negeri Trump yang merugikan konsumen lokal.

Pada akhirnya, para analis politik menilai bahwa faktor kecemasan ekonomi, laju inflasi, dan ketidakstabilan global tetap menjadi faktor dominan yang akan menentukan keputusan akhir suara pemilih pada pemungutan suara November mendatang.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store