Aktivis Desak Polda Kaltim Tindak Dugaan Jetty Ilegal di Palaran, Diduga Milik Mansyur Naba
Jurnalis: Imam Buchori
Kabar Baru, Kaltim – Aktivitas jetty yang diduga ilegal di kawasan Sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Palaran, Kalimantan Timur, menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Jetty yang dikenal dengan nama Jetty Barito itu disebut masih beroperasi secara terbuka meski diduga tidak mengantongi izin resmi.
Di tengah mencuatnya persoalan tersebut, nama Mansyur Naba ikut menjadi perhatian publik setelah disebut-sebut sebagai sosok yang diduga berada di balik kepemilikan jetty Barito.
Dugaan itu semakin ramai diperbincangkan seiring beredarnya dokumentasi aktivitas bongkar muat di lokasi yang dinilai berlangsung tanpa hambatan berarti.
Menanggapi hal itu, aktivis Kalimantan, Junaidi, mendesak Polda Kalimantan Timur segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas ilegal tersebut.
“Kalau memang jetty itu tidak memiliki izin resmi, maka aparat penegak hukum harus segera bertindak tegas. Jangan sampai praktik seperti ini dibiarkan berlangsung terang-terangan,” ujar Junaidi, Jumat (16/5/2026).
Ia juga meminta aparat memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam operasional jetty Barito, termasuk sosok yang disebut sebagai pemilik.
“Nama yang sudah ramai disebut di publik harus diperiksa agar semuanya terang. Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Menurut Junaidi, keberadaan jetty yang diduga ilegal bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga menyangkut ketertiban hukum dan potensi kerugian negara. Karena itu, ia berharap aparat segera mengambil langkah konkret agar tidak muncul anggapan adanya pembiaran terhadap aktivitas tersebut.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak yang disebut sebagai pemilik jetty terkait dugaan tersebut maupun dari aparat terkait mengenai legalitas operasional jetty Barito di kawasan Palaran.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
