Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Lapar Tengah Malam? Ini 13 Kuliner Surabaya yang Viral dan Legendaris

Desain tanpa judul - 2026-01-19T234913.664
Ilustrasi Pengunjung sedang beli nasi di Sego Sambel Mak Yeye di Surabaya (Dok: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Surabaya – Sebagai pusat ekonomi nasional, Surabaya tidak pernah benar-benar tidur. Aktivitas kota yang berjalan hingga larut malam berimbas positif pada sektor kulinernya.

Para pelancong maupun warga lokal tidak akan kesulitan mencari santapan lezat saat rasa lapar menyerang di tengah malam.

Mulai dari hidangan pedas yang membakar lidah hingga kuah hangat yang menyegarkan, Surabaya menawarkan pengalaman kuliner malam yang tak terlupakan.

Menu Kuah dan Olahan Daging

Siapa yang tidak kenal Rawon Setan? Warung yang berlokasi di Jalan Embong Malang ini menjadi pelopor kuliner malam Surabaya karena baru mulai beroperasi pukul 22.00 WIB.

Pengunjung bisa menikmati rawon dengan potongan daging sapi besar yang tetap empuk.

Jika ingin sensasi rawon yang berbeda, Anda bisa mencoba Rawon Kalkulator di kawasan Taman Bungkul yang terkenal dengan kecepatan kasirnya menghitung pesanan tanpa alat bantu.

Bagi pencinta hidangan segar, Sup Buntut Gelora Pancasila di Jalan Mayjen Sungkono menjadi pilihan tepat.

Tempat yang melegenda ini menyajikan buntut sapi berukuran besar dengan tekstur lembut hingga pukul 23.00 WIB.

Selain sup, mereka juga menyediakan menu buntut dan iga bakar yang menggoda.

Surga Penyetan dan Sambal Pedas

Surabaya sangat identik dengan penyetan. Sego Sambel Mak Yeye di Jagir Wonokromo menjadi destinasi wajib bagi pemburu rasa pedas.

Sejak tahun 1982, warung ini setia menyajikan nasi sambal dengan lauk ikan pari (pe) yang khas mulai pukul 21.00 WIB.

Selain itu, ada Penyetan Bang Ali di Simpang Darmo dan Padin Bu Dewi Achmad di Jalan Kranggan yang keduanya beroperasi selama 24 jam non-stop.

Jika Anda menyukai kombinasi unik, Pecel Rawon Pucang menawarkan sensasi nasi pecel yang tersiram kuah rawon hitam pekat.

Ada juga Pecel Ambulance Bu Hana yang mencuri perhatian lewat sirine ambulans pada gerobaknya. Keduanya menjadi opsi favorit warga yang mencari sarapan dini hari.

Pilihan Variatif: Bubur hingga Seafood

Biasanya orang menyantap bubur pada pagi hari, namun Bubur Ayam Mang Dudung di Jalan Kedungdoro justru baru membuka lapaknya pukul 23.00 WIB.

Meski buka larut malam, antrean pengunjung selalu mengular demi semangkuk bubur hangat ini.

Bagi penggemar seafood, Nasi Cumi Ibu Atun di dekat Pasar Atom menyajikan nasi cumi hitam yang kaya rasa selama 24 jam.

Untuk pilihan menu lainnya, Anda bisa mencicipi Nasi Bali Pengampon yang kaya bumbu merah atau Bebek Wachid Hasyim yang bumbunya meresap hingga ke tulang.

Jika ingin suasana restoran, Yung Ho di Kertoarjo menyediakan Chinese food seperti bubur Taiwan dan susu kedelai hingga pukul 02.00 dini hari.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store