Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Dua Kebakaran JNE, Pengacara Soroti SOP dan BPKB Pengganti

20260813_224917
Kuasa hukum konsumen, Mohamad Siddiq Lasaleng.

Jurnalis:

Kabar baru, Gorontalo– Standar keamanan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) JNE menjadi sorotan setelah dua insiden kebakaran terjadi dalam waktu kurang dari satu bulan.

Kuasa hukum konsumen, Mohamad Siddiq Lasaleng, meminta JNE memberikan penjelasan terbuka terkait sistem pemeriksaan dan pengawasan barang kiriman.

Siddiq merupakan kuasa hukum Edy Setiyo Sucipto, yang dokumen penting berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya musnah terbakar saat proses pengiriman.

Peristiwa tersebut terjadi pada kendaraan pengangkut paket di Jalan Tol KM 534, Tangkil, Sragen, Jawa Tengah, pada 14 Mei 2026. Berdasarkan investigasi internal JNE dan laporan kepolisian, sumber api diduga berasal dari dalam boks kendaraan.

“Jika sumber kebakaran berasal dari dalam boks, perlu dijelaskan bagaimana prosedur pemeriksaan barang sebelum keberangkatan. Apakah muatan sudah melalui SOP, terutama untuk barang berisiko tinggi,” ujar Siddiq.

Meski belum menyimpulkan adanya pelanggaran SOP, Siddiq menilai kejadian tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem pengawasan perusahaan, terutama terkait barang yang berpotensi menimbulkan risiko.

Selain penyebab kebakaran, Siddiq juga menyoroti kepastian hukum terhadap dokumen kendaraan milik kliennya yang ikut musnah.

Pihak JNE sebelumnya telah memfasilitasi penerbitan BPKB pengganti melalui Ditlantas Polda Jawa Timur. Namun, pihak konsumen masih meminta kepastian mengenai dasar dan prosedur penerbitan dokumen tersebut.

“Kami memerlukan penjelasan mengenai dasar dan prosedur penerbitan BPKB pengganti, termasuk kepastian bahwa dokumen tersebut memiliki status hukum yang sah dan bebas masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Siddiq mengatakan kekhawatiran tersebut muncul setelah pihaknya mendengar informasi mengenai dugaan kasus penerbitan ganda dokumen kendaraan di wilayah hukum Jawa Timur. Ia menegaskan, informasi tersebut tidak dimaksudkan sebagai tudingan terhadap pihak tertentu, melainkan menjadi alasan untuk meminta klarifikasi dari instansi berwenang.

Sorotan terhadap JNE semakin menguat setelah insiden kebakaran sebelumnya terjadi di fasilitas gudang JNE di Depok pada 26 April 2026.

Dengan dua insiden kebakaran dalam rentang waktu sekitar 18 hari, Siddiq menilai manajemen risiko dan sistem keamanan JNE perlu dievaluasi secara menyeluruh.

“Dua insiden kebakaran dalam waktu kurang dari satu bulan patut menjadi perhatian serius untuk memastikan sistem keamanan dan SOP perusahaan benar-benar berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Siddiq.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store