Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Bukan Sekadar Kuliah, 95 Mahasiswa UNISMU Siap Bantu UMKM Purwakarta Naik Kelas

IMG-20260810-WA0002
Semangat KPB-PKL 2026! 95 mahasiswa FEB UNISMU Purwakarta siap terjun ke masyarakat dan mendampingi UMKM. (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Sebanyak 95 mahasiswa semester VII Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Dr. KHEZ Muttaqien (UNISMU) Purwakarta mengikuti pembekalan Kuliah Praktik Bisnis (KPB) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2026.

Kegiatan pembekalan berlangsung di Jalan KK Singawinata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026), sebagai bagian dari persiapan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat, khususnya dalam mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengikuti kegiatan magang.

Sebanyak 95 mahasiswa dari Program Studi Akuntansi dan Manajemen tersebut dibagi ke dalam 22 kelompok pendampingan UMKM dan sembilan kelompok magang yang akan ditempatkan di sejumlah instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.

Kegiatan pembekalan dihadiri jajaran pimpinan FEB UNISMU Purwakarta, di antaranya Wakil Dekan I Bidang Akademik Ade Nurhayati Kusumadewi, SE., MM., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Dr. Dedeng Abdul Gani Amrullah, SE., M.Si., Ketua Program Studi Manajemen Patoni, S.Pd., M.Pd., MM., Ketua KPB-PKL 2026 Wahyu Yulianto, SE., M.Si., serta Analis Fungsional UMKM DKUPP Kabupaten Purwakarta Suryati, S.ST.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FEB UNISMU Purwakarta, Dr. Dedeng Abdul Gani Amrullah, SE., M.Si., mengatakan KPB-PKL menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peluang besar untuk mengambil peran sebagai pendamping pelaku UMKM, terutama dalam aspek yang berkaitan dengan administrasi, pengelolaan usaha, hingga pemasaran.

Ia mendorong mahasiswa membantu pelaku UMKM dalam mengurus legalitas usaha, termasuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), menyusun laporan keuangan sederhana, serta memperluas pemasaran produk melalui pemanfaatan media sosial.

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam membantu UMKM, misalnya dalam hal legalitas usaha, seperti pembuatan NIB, membantu laporan keuangan sederhana yang bisa diterapkan di UMKM, serta membantu memasarkan produk UMKM melalui media sosial,” ujar Dedeng.

Ia berharap kehadiran mahasiswa di tengah pelaku UMKM tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban akademik, tetapi mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi pelaku usaha.

Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen FEB UNISMU Purwakarta, Patoni, S.Pd., M.Pd., MM., menegaskan bahwa KPB-PKL merupakan bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa.

Menurutnya, pengalaman terjun langsung ke lapangan akan memberikan pemahaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di ruang kelas.

Mahasiswa dituntut mampu mengidentifikasi persoalan, berkomunikasi dengan pelaku usaha maupun lembaga tempat magang, serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, sehingga mereka memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi persoalan di dunia usaha maupun dunia kerja,” kata Patoni.

Dukungan terhadap pelaksanaan KPB-PKL juga datang dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta.

Analis Fungsional UMKM DKUPP Kabupaten Purwakarta, Suryati, S.ST., mengatakan pihaknya siap membantu mahasiswa mendapatkan informasi mengenai UMKM yang masih aktif di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Menurutnya, informasi tersebut penting agar kegiatan pendampingan yang dilakukan mahasiswa dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha.

“Dinas siap membantu mahasiswa memperoleh informasi tentang UMKM yang masih aktif di Purwakarta,” ungkap Suryati.

Dengan adanya dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat lebih mudah memahami kondisi UMKM yang menjadi sasaran pendampingan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang dapat dibantu sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Ketua KPB-PKL 2026 FEB UNISMU Purwakarta, Wahyu Yulianto, SE., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengimplementasikan ilmu akademik di tengah masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan UMKM dan kegiatan magang menjadi kesempatan untuk membangun kemampuan profesional, komunikasi, kerja sama, serta pemecahan masalah.

“Diharapkan dengan KPB-PKL ini mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah di masyarakat secara langsung,” ujar Wahyu.

Ia berharap keberadaan mahasiswa di lapangan dapat memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa sebagai peserta KPB-PKL maupun bagi UMKM, instansi pemerintah, dan perusahaan yang menjadi lokasi kegiatan.

Melalui KPB-PKL 2026, FEB UNISMU Purwakarta berupaya memperkuat keterhubungan antara kampus, mahasiswa, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi mampu melahirkan kontribusi nyata, khususnya dalam membantu pengembangan UMKM dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store