Penyulingan Minyak Ilegal Muba Meledak, KCI Kecam Keras dan Desak Aparat Segera Tangkap Pemilik Berinisial D

Jurnalis: Agung Wahyudi
Kabar Baru, Musi Banyuasin – Komunitas Cinta Indonesia (KCI) mengecam keras aktivitas penyulingan minyak ilegal (illegal refinery) yang kembali memicu ledakan dan kebakaran hebat di Dusun 9 (Pal Dua), Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat siang (3/7/2026).
KCI mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak cepat menangkap pemilik kilang ilegal yang identitasnya telah dikantongi masyarakat.
Insiden berdarah yang diduga dipicu oleh kebocoran tungku pengolahan minyak mentah ini membuat warga sekitar ketakutan akibat dentuman ledakan dan kepulan asap hitam pekat.
Lebih parahnya lagi, warga mengaku sempat mendapat intimidasi berupa larangan merekam kejadian dari oknum aparat di lokasi.
Ketua Umum KCI, Moh. Aldy Maulana, menyayangkan sikap pembiaran dan lemahnya penegakan hukum terhadap bisnis haram yang berulang kali merenggut keselamatan warga dan merusak lingkungan ini.
“Kami mengutuk keras keberadaan penyulingan minyak ilegal yang terus beroperasi secara ugal-ugalan di Musi Banyuasin. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi sudah menjadi ancaman keselamatan jiwa masyarakat sekitar. Identitas pemiliknya berinisial D sudah terungkap terang oleh warga, lalu tunggu apa lagi? Polisi harus segera menagkap dan memproses hukum pemiliknya!” tegas Moh. Aldy Maulana kepada jurnalis kabarbaru.co, Sabtu (04/7/2026).
Soroti Keterlibatan Oknum dan Penertiban Kucing-Kucingan
KCI menyoroti fakta bahwa lokasi penyulingan minyak tersebut sebenarnya pernah ditertibkan dan dibongkar oleh tim gabungan Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin.
Namun, fakta bahwa tempat tersebut dapat beroperasi kembali menunjukkan adanya kelemahan pengawasan atau dugaan “main mata” dengan oknum tertentu.
Aldy juga mengecam keras tindakan oknum yang melarang warga mengambil dokumentasi saat kebakaran terjadi. Menurutnya, tindakan tersebut memicu kecurigaan publik terkait adanya upaya penutupan fakta di lapangan.
“Penertiban jangan hanya formalitas atau sekadar ‘kucing-kucingan’ di depan kamera. Begitu petugas pulang, bisnis haram berjalan lagi. Ditambah lagi ada dugaan intimadasi kepada warga yang merekam. Kami mendesak Kapolda Sumsel dan Kapolres Muba untuk mengusut tuntas siapa saja oknum yang membackup aktivitas ilegal ini,” tambah Aldy.
Kepolisian Lakukan Penyelidikan
Berdasarkan informasi yang dihimpun KCI dan warga lokal, kilang minyak ilegal yang meledak tersebut disinyalir kuat milik seorang warga berinisial D yang berasal dari Desa Karang Ringin, Kecamatan Lawang Wetan.
Di sisi lain, Kapolsek Babat Toman IPTU Faisal Muhammad menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melacak pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan telah mendatangi lokasi untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran,” pukas IPTU Faisal Muhammad.
KCI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku utama dan penyokong bisnis penyulingan minyak ilegal di Musi Banyuasin diseret ke ranah hukum.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
