Porsadin VII Bangkalan Resmi Digelar, 325 Santri Berkompetisi Menuju Tingkat Provinsi

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Bangkalan – Ratusan santri Madrasah Diniyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan memadati Gedung IKN di Jalan Raya Suramadu, Bangkalan, Minggu (26/7/2026), untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (Porsadin) VII. Ajang yang menjadi wadah pengembangan prestasi sekaligus pembinaan karakter santri ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengapresiasi pelaksanaan Porsadin VII yang dinilai mampu mempererat sinergi antarlembaga pendidikan Islam sekaligus menjadi ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Porsadin ke-7 ini karena melibatkan seluruh unsur lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Bangkalan. Pemerintah daerah mendukung penuh agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Lukman Hakim.
Menurutnya, Bangkalan memiliki fasilitas yang memadai untuk menjadi tuan rumah kegiatan yang lebih besar. Karena itu, ia berharap Porsadin ke depan dapat ditingkatkan menjadi ajang tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Tempat yang kita miliki sangat representatif untuk menyelenggarakan kegiatan berskala provinsi. Harapannya Bangkalan bisa menjadi tuan rumah Porsadin tingkat Jawa Timur sehingga mampu memberikan motivasi dan semangat kepada madrasah diniyah untuk terus berprestasi,” katanya.
Selain memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan, Lukman juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan Madrasah Diniyah melalui peningkatan bantuan.
Ia memastikan program beasiswa santri akan terus dilanjutkan. Bahkan, pada 2027 hingga 2028, pemerintah berencana memaksimalkan bantuan kegiatan untuk Madrasah Diniyah, termasuk meningkatkan insentif bagi guru ngaji dan guru Madin.
“Madrasah diniyah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Karena itu, beasiswa santri tetap kami lanjutkan dan insentif guru ngaji maupun guru madin akan kami tingkatkan. Ini menjadi komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Porsadin VII, Mahrus Ali, mengatakan sebanyak 325 peserta putra dan putrimengikuti perlombaan yang terdiri dari berbagai cabang, mulai Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), pidato bahasa Arab, pidato bahasa Indonesia, puisi Islami, cerdas cermat, hingga cabang olahraga seperti lari cepat, tenis meja, dan bulu tangkis.
Selain itu, peserta juga mengikuti lomba baca kitab menggunakan Safinatun Najah untuk tingkat ula dan Fathul Qoribuntuk tingkat lanjutan.
“Seluruh peserta merupakan juara hasil seleksi di tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan sekitar satu bulan lalu. Juara pertama dari setiap cabang nantinya akan mewakili Kabupaten Bangkalan pada Mursadin tingkat Provinsi Jawa Timur di Lumajang pada September mendatang. Jika berhasil, mereka akan melaju ke tingkat nasional di Solo, Jawa Tengah,” jelasnya.
Mahrus menambahkan, Porsadin tingkat kabupaten diselenggarakan setiap dua tahun sekali, didahului seleksi di tingkat kecamatan sebagai tahapan penjaringan peserta.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan beserta seluruh organisasi perangkat daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, Porsadin VII tahun ini menjadi penyelenggaraan yang sangat luar biasa dan istimewa. Kami berharap sinergi antara FKDT dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus terjalin demi kemajuan Madrasah Diniyah di Bangkalan,” pungkasnya.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
