Viral! Video Kontainer Berisi iPhone Mengapung di Perairan Jawa

Jurnalis: Arif Muhammad
Kabar Baru, Jakarta – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan video yang menunjukkan sebuah kontainer berisi ribuan kotak iPhone ditemukan di Pesisir Perairan Utara Jawa.
Akun Instagram @jakartainsightfeed turut membagikan rekaman tersebut hingga memicu perdebatan luas di kalangan warganet.
Dalam keterangan unggahannya, akun tersebut mengklaim bahwa sebagian kotak ponsel mewah itu sudah terapung di laut dan terlihat oleh warga sekitar.
Narasi video tersebut menyatakan bahwa warga telah melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang untuk proses penelusuran asal-usul muatan.
Netizen Endus Kejanggalan
Alih-alih percaya, mayoritas netizen justru memberikan kritik pedas terhadap keaslian video tersebut.
Banyak pengguna Instagram yang segera menyadari bahwa visual dalam video tersebut merupakan hasil olahan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
“Semenjak ada AI saya menjadi lebih percaya Tuhan,” komentar akun @zankcreek** yang menyindir betapa mudahnya teknologi menciptakan tipuan visual.
Netizen lain juga menyoroti detail teknis seperti sudut pengambilan kamera, kualitas suara, hingga ekspresi objek dalam video yang sangat identik dengan ciri khas konten buatan AI.
Kontainer Tidak Mengapung
Selain kecurigaan terhadap teknologi AI, warganet juga membedah video tersebut menggunakan logika dasar pengiriman barang.
Akun @Tsuguarabka menegaskan bahwa sebuah kontainer besi tidak mungkin tetap mengapung dengan stabil di atas air, terutama saat pintunya dalam keadaan terbuka.
Seorang praktisi logistik dengan akun @chococrunch*** turut memperkuat argumen tersebut.
Berdasarkan pengalamannya bekerja selama 10 tahun mengurus kontainer, ia menyatakan adegan dalam video itu sangat tidak logis.
Menurutnya, barang elektronik sekelas iPhone mustahil tersusun rapi di dalam kontainer tanpa kemasan pelindung tambahan atau palet kayu.
Hingga berita ini terbit, video tersebut masih menjadi bahan perdebatan.
Masyarakat perlu lebih selektif dalam menyaring informasi visual di media sosial, mengingat teknologi AI kini mampu menghasilkan tayangan yang tampak nyata namun sebenarnya fiktif.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

