Tiga Polisi di Balik Sukses Paskibraka Upacara Kemerdekaan Bone Bolango
Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo— Suksesnya pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bone Bolango tidak hanya ditentukan oleh kesiapan para peserta upacara. Di balik barisan Paskibraka yang tampil disiplin dan penuh tanggung jawab, terdapat peran para pelatih yang dengan tekun mempersiapkan mereka sejak jauh hari.
Tiga personel Polres Bone Bolango menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Mereka adalah AKP Jhon K. Nusi, Aiptu Sahman Mbanga, dan Aipda Zefriyanto Ali, S.H., yang secara rutin dipercaya menjadi pelatih Paskibraka di wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kecamatan Kabila Bone.
Ketiganya memiliki pengalaman berbeda dalam membina Paskibraka, namun memiliki komitmen yang sama untuk membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, kompak, dan memiliki semangat nasionalisme.
AKP Jhon K. Nusi, Puluhan Tahun Melatih Paskibraka
AKP Jhon K. Nusi yang saat ini menjabat sebagai Kasi Humas Polres Bone Bolango merupakan personel dengan pengalaman panjang dalam pembinaan Paskibraka.
Dedikasinya telah dimulai sejak 1993, ketika masih berpangkat Bripda. Saat itu, Jhon K. Nusi telah dipercaya menjadi pelatih Paskibraka tingkat Kecamatan Kabila dan Kecamatan Suwawa.
Memasuki tahun 2003, saat berpangkat Brigpol, ia kemudian dipercaya oleh Pemerintah Daerah Bone Bolango sebagai pelatih Paskibraka tingkat kabupaten.
Kepercayaan tersebut terus dijalankan hingga sekarang, seiring perjalanan kariernya di kepolisian hingga berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasi Humas Polres Bone Bolango.
Pengalaman selama puluhan tahun membuat Jhon K. Nusi menjadi salah satu sosok yang memiliki peran penting dalam proses pembinaan Paskibraka di Bone Bolango.
Aiptu Sahman Mbanga, Mendampingi Sejak 2010
Sementara itu, Aiptu Sahman Mbanga, yang kini menjabat sebagai Ps. Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Bone Bolango, mulai terlibat sebagai pelatih Paskibraka sejak 2010.
Saat itu, Sahman masih berpangkat Brigadir dan diminta oleh Pemerintah Daerah Bone Bolango untuk menjadi pelatih Paskibraka sekaligus mendampingi Jhon K. Nusi.
Sejak saat itu, ia terus menjalankan peran tersebut hingga sekarang. Meski pangkat dan tugas kedinasannya terus berkembang hingga menjadi Aiptu, komitmennya dalam membina para anggota Paskibraka tetap dipertahankan.
Aipda Zefriyanto Ali, Membina Paskibraka Kabila Bone
Pelatih lainnya adalah Aipda Zefriyanto Ali, S.H., yang saat ini menjabat sebagai Ps. Kanit Intelkam Polsek Kabila Bone.
Zefriyanto mulai dipercaya menjadi pelatih Paskibraka sejak 2018. Ketika itu, ia masih berpangkat Brigpol dan diminta oleh Pemerintah Kecamatan Kabila Bone untuk melatih Paskibraka tingkat kecamatan.
Kepercayaan tersebut terus dijalankan hingga saat ini, meskipun dirinya telah berpangkat Aipda dan mengemban tugas sebagai Ps. Kanit Intelkam Polsek Kabila Bone.
Tidak Sekadar Melatih Baris-Berbaris
Bagi ketiga personel tersebut, tugas sebagai pelatih Paskibraka bukan hanya mengajarkan gerakan baris-berbaris.
Para calon Paskibraka juga dibentuk agar memiliki kedisiplinan, kekompakan, mental yang kuat, rasa tanggung jawab, serta semangat nasionalisme.
Proses latihan yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para pelajar agar mampu menjalankan tugas pengibaran bendera dengan baik dan penuh kehormatan.
Di balik penampilan Paskibraka yang terlihat sempurna saat upacara, terdapat proses panjang yang membutuhkan kesabaran, ketegasan, dan dedikasi dari para pelatih.
Kehadiran AKP Jhon K. Nusi, Aiptu Sahman Mbanga, dan Aipda Zefriyanto Ali, S.H. menjadi bagian dari cerita di balik suksesnya Paskibraka dalam upacara kemerdekaan di Kabupaten Bone Bolango.
Pengabdian ketiganya juga menjadi bentuk kontribusi personel Polri dalam membina generasi muda sekaligus menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketika Sang Merah Putih berkibar pada momentum 17 Agustus, masyarakat mungkin hanya melihat barisan Paskibraka yang tampil tegap di lapangan. Namun di baliknya, ada kerja keras dan dedikasi para pelatih yang telah mempersiapkan mereka melalui proses latihan yang panjang.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
