Sosok Norma Zahara Nakes Hina Pasien BPJS Yurizal, Ternyata Anak Anggota DPRD Tasikmalaya Ade Lukman

Jurnalis: Zulfikar Rasyid
Kabar Baru, insightntb.com – Komentar kasar di media sosial yang dilontarkan oleh Norma Zahara (NZ) terhadap almarhum Yurizal Tri Chaerawan, seorang pasien penerima fasilitas BPJS Kesehatan, memicu gelombang kecaman publik. Belakangan terungkap, sosok di balik akun tersebut merupakan pegawai administrasi RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya yang juga merupakan putri dari anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman.
Kasus ini bermula dari unggahan almarhum Yurizal di platform Threads mengenai lamanya proses pelayanan antrean ruangan fasilitas kesehatan yang mencapai delapan jam. Tanggapan bernada makian yang diunggah oleh NZ membuat kondisi psikologis dan fisik korban menurun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada 31 Juli 2026.
Menanggapi sorotan publik, NZ menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan tidak terpujinya di media sosial.
“Izinkan saya menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan yang sebesar-besarnya terhadap sikap dan tindakan saya di medsos Threads yang telah menyinggung dan menyakiti almarhum Yurizal beserta keluarga. Saya menyadari hal itu sangat tidak pantas dan saya berjanji tidak akan mengulanginya,” ungkap NZ.
Secara terpisah, anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman, mengonfirmasi bahwa NZ merupakan putri kandungnya. Pihaknya mengaku sangat terpukul dan memohon maaf kepada masyarakat atas kekhilafan sang anak.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Budi Tirmadi, mengklarifikasi status kepegawaian NZ. Pihaknya menegaskan bahwa NZ bukan merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes), melainkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di bagian administrasi pelayanan.
“Kami sudah melaporkan ke BKPSDM dan Inspektorat untuk menindaklanjuti kejadian ini. Komentar yang bersangkutan merupakan tindakan pribadi dan tidak mencerminkan sikap RSUD dr. Soekardjo. Ini menjadi introspeksi mendalam bagi kami,” ujar Budi Tirmadi, Rabu (5/8/2026).
Pemerintah Kota Tasikmalaya bergerak cepat menangani dugaan pelanggaran etik ini. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya, Gungun Pahlagunara, menyatakan bahwa proses pemeriksaan resmi (BAP) bersama Inspektorat sedang bergulir.
Gungun menegaskan bahwa potensi sanksi terberat berupa pemutusan kontrak kerja PPPK terbuka lebar jika penelusuran membuktikan adanya pelanggaran berat terhadap kode etik ASN.
“Ada kemungkinan kontrak tidak diperpanjang, tetapi kami lakukan pemeriksaan dulu sesuai asas praduga tak bersalah. Tim gabungan akan melihat sejauh mana tingkat pelanggaran etika dan dampak yang ditimbulkan dari tulisan yang bersangkutan,” pungkas Gungun.
Sebelumnya, Yurizal curhat di akun media sosial Threads soal pelayanan BPJS yang menurutnya lama.
Menurut Yurizal, dirinya sudah delapan jam menunggu untuk mendapatkan ruangan.
“8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs,” curhat Yurizal di akun threads pada 22 Juli 2026 lalu.
Rupanya curhatan Yurizal itu langsung ramai dikomentari oleh netizen.
Dari ribuan komentar, ada beberapa tenaga kesehatan yang ikut menanggapi.
Mereka bahkan menuliskan komentar sinis kepada Yurizal yang mengeluhkan pelayanan BPJS.
Berbagai komentar itu bahkan sampai membuat kondisi Yurizal drop, hingga meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
“Ketika baca threads ini, Alm kondisi menurun dan sudah tidak megang alat komunikasi, airplane mode karena gk mau buka social media lagi,” kata Firhan Arief, sahabat Yurizal.
Gara-gara hal tersebut, netizen murka dan menagih permintaan maaf kepada para nakes yang telah julid kepada Yurizal.
Sadar dirinya disorot, beberapa nakes yang telah berkomentar jahat ke Yurizal satu persatu akhirnya meminta maaf dan melayangkan klarifikasi.
Salah satunya adalah Norma Zahara.
Pada komentarnya itu, Norma menyebut Yurizal sebagai orang yang miskin harta dan miskin akal.
“yuriz org miskin harta miskin ilmu miskin akal tp pgn di istimewain. 8 jam sangat sangat wajar apalagi kat lo itu RS rujukan nasional. mungkin sekelas RSHS bdg atau RSCM jkt kan? boleh gue bilang sesuatu? LO GOBLOK BANYAK BACOT,” tulis Norma.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Dinamikapost.com
Radar Baru
Seedbacklink
