Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pemkab Bone Bolango Perkuat Pencegahan Tiga Ancaman Masa Depan Anak

20260820_222518
Sekda Iwan Mustapa saat membuka rakor perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Jurnalis:

Kabar baru, Gorontalo— Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperkuat upaya perlindungan anak dengan menyoroti tiga persoalan yang dinilai dapat menghambat tumbuh kembang dan masa depan generasi muda, yakni perkawinan anak, pekerja anak, serta anak tidak sekolah (ATS).

Upaya tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan Perkawinan Anak, Pekerja Anak, dan ATS yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pengadilan Agama Suwawa dan Dinas Sosial P3APPKB tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Kamis (2/7/2026), dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa.

Iwan menegaskan, persoalan anak harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh pengasuhan yang layak, perlindungan, pendidikan, serta berbagai layanan dasar yang mendukung tumbuh kembangnya.

“Anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus penentu masa depan kita semua. Karena itu, pemenuhan hak-hak dasar anak merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan bersama,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, target mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 harus dipersiapkan sejak dini. Fondasi sumber daya manusia yang berkualitas perlu dibangun melalui pemenuhan hak anak secara menyeluruh.

Untuk mewujudkannya, Iwan menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan keterlibatan lembaga peradilan, satuan pendidikan, keluarga, serta masyarakat dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang setara untuk tumbuh dan berkembang.

Namun, Iwan mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Perkawinan pada usia anak, keterlibatan anak dalam pekerjaan, serta anak yang tidak melanjutkan pendidikan menjadi tantangan yang harus ditangani secara bersama-sama.

Menurutnya, ketiga persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi anak saat ini, tetapi juga dapat memengaruhi peluang mereka dalam memperoleh pendidikan, meningkatkan kualitas hidup, dan membangun masa depan.

“Ketiga persoalan ini harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar, tumbuh dalam lingkungan yang aman, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Melalui koordinasi lintas sektor dan kerja sama antarlembaga, Pemkab Bone Bolango berharap upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih terpadu dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan serta memastikan hak-hak anak terpenuhi secara optimal.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store