Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Natalius Pigai Berharap Istilah Reformasi dan KPK Dihapus

Desain tanpa judul - 2026-01-07T082908.996
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Dok: Katadata).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, melontarkan pandangan menarik terkait masa depan tata kelola negara di Indonesia.

Ia berharap istilah Reformasi suatu saat nanti bisa hilang dari narasi kebangsaan.

Menurutnya, penggunaan kata tersebut justru menjadi indikator bahwa kondisi negara saat ini masih belum ideal.

Pigai menjelaskan bahwa keberadaan istilah reformasi menandakan adanya sesuatu yang berjalan tidak semestinya.

Ia menginginkan Indonesia mencapai titik di mana perubahan substansial sudah terwujud sepenuhnya, sehingga kata tersebut tidak lagi relevan untuk digunakan.

“Kita harus menghilangkan kata reformasi suatu saat nanti. Istilah itu muncul karena biasanya ada sesuatu yang tidak bagus,” ujar Pigai saat memberikan sambutan di Kantor Kementerian HAM.

Soroti PAN-RB dan Eksistensi KPK

Dalam kesempatan tersebut, Pigai juga menyinggung keberadaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Ia menilai, selama kementerian yang membidangi reformasi tersebut masih berdiri, maka misi perubahan birokrasi di Indonesia belum benar-benar tuntas.

Tidak hanya soal birokrasi, Pigai juga mengutarakan harapannya agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu ada lagi di masa depan.

Namun, ia menekankan bahwa pembubaran lembaga antirasuah tersebut hanya boleh terjadi jika tindak pidana korupsi di Indonesia sudah benar-benar musnah.

“Ya, kita juga menginginkan suatu saat KPK tidak boleh ada lagi. Itu tandanya korupsi sudah hilang,” tambahnya.

Pentingnya Keteladanan

Pigai menegaskan bahwa pencapaian cita-cita reformasi memerlukan tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Ia menyoroti peran vital seorang pemimpin sebagai kompas moral bagi institusi yang dipimpinnya.

Baginya, integritas bawahan sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan di tingkat atas.

“Ikan busuk itu dimulai dari kepalanya. Kalau di atas sudah busuk, maka bagian bawah pasti ikut busuk,” tegas Pigai menutup pernyataannya.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store