Lewat TPKAD, PNM Siap Buka Akses Modal UMKM Lebih Luas di Purwakarta

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru Purwakarta – Pemimpin PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Purwakarta dan Subang, Panji Sasmoyo, menghadiri Rapat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Bale Nagri, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Senin (29/12/2025).
Kehadiran PNM dalam forum strategis tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi daerah melalui perluasan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam rapat tersebut, Panji Sasmoyo didampingi Manager Keuangan dan Operasional PNM Cabang Purwakarta dan Subang, Hery Andriyanto. Agenda rapat membahas percepatan akses keuangan daerah, pengembangan ekonomi lokal, serta implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang kemudahan akses penyaluran kredit bagi UMKM.
Rapat TPAKD merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat prasejahtera.
Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan dr. H. Agung Darwis Suriaatmadja, M.Kes, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Hariman, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Darwisman, bersama perwakilan lembaga jasa keuangan lainnya.
Dalam pembahasan, para peserta rapat menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, regulator, dan lembaga keuangan dalam membangun ekosistem pembiayaan yang berkelanjutan, adaptif, serta mampu menjangkau pelaku usaha ultra mikro.
Pemimpin PNM Cabang Purwakarta dan Subang, Panji Sasmoyo, menegaskan kesiapan PNM untuk berperan aktif mendukung program TPAKD melalui skema pembiayaan dan pendampingan usaha yang terintegrasi.
“PNM berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan yang inklusif. Fokus kami adalah pemberdayaan UMKM, khususnya perempuan prasejahtera, agar mampu naik kelas dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” ujar Panji.
Ia menambahkan, peran PNM tidak hanya terbatas pada penyaluran modal usaha, tetapi juga mencakup pendampingan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas usaha, literasi keuangan, serta penguatan karakter kewirausahaan nasabah.
“Penguatan UMKM membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat, pembiayaan yang mudah diakses, serta kolaborasi lintas sektor yang solid agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan secara inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Panji berharap, melalui forum TPAKD ini dapat dirumuskan langkah-langkah konkret dan program strategis yang memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM dan masyarakat prasejahtera di Kabupaten Purwakarta.
Melalui rapat TPAKD tersebut, Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama OJK dan lembaga jasa keuangan optimistis mampu memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkeadilan, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink






