Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Beibz Stewart Buktikan Passion Dance di Tengah Kewajiban Sebagai PMI

Beibz Stewart
Potret Beibz Stewart, PMI Hong Kong yang aktif mengembangkan bakat di dunia tari. (Sumber: Dokumentasi Pribadi).

Jurnalis:

KABAR BARU, HONG KONG – Menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri tidak membuat Beibz Stewart meninggalkan passion yang telah ia tekuni sejak kecil.

Di tengah kesibukannya sebagai pekerja rumah tangga di Hong Kong, perempuan asal Indonesia itu justru berhasil membangun identitas baru sebagai penari, koreografer, sekaligus pelatih tari yang dikenal luas di kalangan komunitas PMI Hong Kong.

Kiprahnya membuktikan bahwa keterbatasan waktu dan profesi bukanlah penghalang untuk terus berkarya.

Kecintaan Beibz terhadap dunia tari telah tumbuh sejak usia enam tahun. Ia mengaku mewarisi bakat menari dari sang ibu dan rutin tampil dalam berbagai kegiatan sekolah maupun perayaan Hari Kemerdekaan saat masih tinggal di Indonesia.

Ketertarikannya terhadap musik dan budaya populer, khususnya K-Pop, semakin memperkuat keinginannya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang tari.

Dorongan ekonomi keluarga kemudian membawanya merantau ke luar negeri. Sebelum menetap di Hong Kong, Beibz sempat bekerja selama dua tahun di Singapura sebagai pekerja rumah tangga.

Selama masa itu, ia tidak memiliki hari libur maupun telepon genggam. Meski demikian, setiap kali mendengar musik yang diputar majikannya, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari gerakan tari secara otodidak dengan gaya freestyle.

Kesempatan mengembangkan bakat baru benar-benar terbuka ketika ia bekerja di Hong Kong. Dengan adanya hari libur setiap pekan, Beibz mulai mengikuti kelas tari secara serius untuk memperdalam teknik dan kemampuan koreografinya.

Setelah menyelesaikan pelatihan tersebut, ia memberanikan diri membentuk komunitas tari sendiri yang diberi nama The Mob Dance.

Sejak berdiri, The Mob Dance berkembang menjadi komunitas kreatif yang beranggotakan mayoritas PMI asal Indonesia di Hong Kong.

Komunitas ini secara rutin menggelar latihan, mengikuti berbagai kompetisi tari, memenuhi undangan pertunjukan, hingga memproduksi konten dance cover yang diunggah melalui media sosial. Lagu-lagu dari grup K-Pop seperti BABYMONSTER dan BLACKPINK menjadi sebagian dari karya yang mereka tampilkan.

Di dalam komunitas tersebut, Beibz tidak hanya berperan sebagai penari. Ia dipercaya menjadi pelatih sekaligus koreografer utama yang bertanggung jawab menyusun konsep penampilan, merancang formasi, hingga melatih anggota baru.

Seluruh proses latihan dilaksanakan setiap hari Minggu, satu-satunya hari libur yang dimiliki sebagian besar anggota komunitas.

Untuk menjalankan tanggung jawab tersebut, Beibz menerapkan kedisiplinan yang tinggi. Ia mengungkapkan bahwa setiap Senin hingga Sabtu, setelah menyelesaikan pekerjaannya sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 waktu setempat, dirinya menyisihkan waktu untuk mempelajari koreografi baru melalui media sosial.

Latihan dilakukan di dalam kamar atau di area sekitar apartemen sebelum kemudian diajarkan kepada seluruh anggota saat akhir pekan.

Sebagai pelatih, Beibz mengedepankan kesabaran, komunikasi yang terbuka, serta sikap saling menghargai antarsesama anggota.

Menurutnya, kekompakan tim tidak hanya dibangun melalui latihan gerakan, tetapi juga melalui diskusi mengenai konsep penampilan, pemilihan kostum, dan semangat untuk terus belajar bersama.

Ia percaya bahwa seluruh anggota bergabung karena memiliki hobi dan kesadaran yang sama terhadap dunia tari.

“Prioritas saya tetap bekerja. Namun ketika sudah selesai bekerja dan mendapat izin dari majikan, saya selalu mengatur waktu untuk latihan agar tetap konsisten mengembangkan kemampuan dance,” ujar Beibz.

Dedikasi tersebut membuahkan berbagai pencapaian. Selain memperoleh penghasilan tambahan dari undangan tampil maupun kompetisi tari, Beibz bersama The Mob Dance juga pernah dipercaya mengisi pertunjukan dalam agenda yang dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Hong Kong. P

engalaman itu menjadi salah satu momen berkesan dalam perjalanan kariernya di dunia tari.

Dukungan dari keluarga, majikan, dan rekan-rekan sesama PMI turut menjadi faktor penting yang membuat Beibz mampu terus berkarya.

Menurutnya, lingkungan terdekat selalu memberikan semangat karena aktivitas menari tidak hanya menghasilkan tambahan penghasilan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Mereka juga memahami pembagian waktu antara pekerjaan utama dan aktivitas komunitas yang dijalani.

Di media sosial, Beibz juga aktif membagikan dokumentasi latihan serta pesan-pesan penyemangat kepada anggota komunitasnya.

Baginya, keberhasilan terbesar bukan semata-mata memenangkan perlombaan, melainkan melihat perkembangan kemampuan setiap anggota yang berani terus belajar dan tampil percaya diri di atas panggung.

Perjalanan Beibz Stewart menunjukkan bahwa identitas seorang pekerja migran tidak terbatas pada profesi yang dijalani sehari-hari.

Melalui dedikasi, disiplin, dan konsistensi, ia berhasil membangun ruang kreatif yang mampu menginspirasi banyak PMI untuk tetap mengembangkan bakat di tengah berbagai keterbatasan.

Kisah Beibz menjadi bukti bahwa passion dapat tumbuh di mana saja selama dibarengi kemauan untuk terus belajar dan mengatur waktu dengan baik.

Dari Hong Kong, ia membuktikan bahwa mimpi tidak berhenti ketika seseorang merantau, melainkan dapat berkembang menjadi inspirasi bagi banyak orang yang memiliki keberanian untuk terus berkarya.

Penulis: Siswi Widiyawati- Universitas Siber Asia

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store