Azan Piola Tekankan Pelayanan di Pelantikan 48 Pj Kades Bone Bolango

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo– Azan Piola menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 48 Penjabat Kepala Desa di Kabupaten Bone Bolango yang digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ismet Mile di Ruang Upah Lelah, Kantor Bupati Bone Bolango.
Acara itu turut dihadiri Ketua DPRD Faisal Yunus, Ketua Komisi I DPRD Rakhmatiya Deu, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azan Piola menegaskan bahwa pelantikan penjabat kepala desa tidak hanya dimaknai sebagai pengisian jabatan administratif, tetapi juga sebagai langkah penting untuk memastikan pelayanan publik di tingkat desa tetap berjalan optimal. Ia menekankan bahwa masyarakat harus tetap mendapatkan pelayanan yang baik meski terjadi pergantian kepemimpinan.
Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan pemerintahan, tempat masyarakat pertama kali berinteraksi dengan negara melalui berbagai layanan administrasi dan program pembangunan. Karena itu, kepala desa maupun penjabat kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh program berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya oleh warga.
Azan juga meminta para penjabat kepala desa yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan kondisi wilayah masing-masing. Ia menilai jabatan tersebut bukan sekadar posisi formal, melainkan amanah yang menuntut integritas, kepedulian, serta kemampuan merespons kebutuhan masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Bupati Ismet Mile dalam sambutannya mengingatkan bahwa penjabat kepala desa harus mampu menjaga stabilitas pemerintahan desa sekaligus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa desa merupakan ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah.
Pelantikan 48 penjabat kepala desa tersebut menjadi momentum konsolidasi pemerintahan di tingkat desa Kabupaten Bone Bolango. Para penjabat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
Pesan utama dari kegiatan tersebut menegaskan bahwa pergantian jabatan tidak boleh menghambat pelayanan publik. Sebab, di tingkat desa, kehadiran pemerintah paling nyata dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan yang berkelanjutan.***
Penulis: Yuni Hasan
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
