Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Agatha Chelsea Pilih Harvard Meski Diterima di Empat Kampus Top Dunia

Salinan dari Desain Tanpa Judul (62)
Penyanyi sekaligus aktris Indonesia, Agatha Chelsea (Dok: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Penyanyi sekaligus aktris Agatha Chelsea kembali mengukir prestasi akademik yang memukau publik.

Ia berhasil lolos seleksi di empat program pascasarjana universitas papan atas dunia dalam satu siklus pendaftaran.

Padahal, Chelsea mengaku sempat merasa tidak percaya diri saat mengajukan aplikasi ke kampus impiannya.

Dua institusi yang paling membuatnya merasa terintimidasi adalah Harvard Graduate School of Education dan Teachers College Columbia University.

Chelsea menyebut kedua kampus tersebut sebagai pilihan yang sangat menantang dan berisiko tinggi bagi pelamar.

“Dua universitas itu sangat intimidatif. Karena itu, saya awalnya tidak terlalu berharap banyak dan mendaftar ke dua kampus lainnya untuk memperluas peluang diterima,” ungkap Chelsea kepada Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Kamis (19/03/2026).

Lolos di Harvard hingga NUS

Strategi Chelsea untuk memperbanyak pilihan justru membuahkan hasil yang luar biasa.

Selain Harvard dan Columbia, ia juga mendapatkan surat penerimaan dari New York University serta National University of Singapore (NUS).

Keberhasilan ini membuat seluruh aplikasi yang ia ajukan berbuah hasil positif 100 persen.

Saat ini, Chelsea masih menimbang keputusan akhir terkait kampus mana yang akan ia pilih sebagai tempat melanjutkan studi.

Ia menilai masing-masing universitas menawarkan pendekatan dan fokus riset yang berbeda, sehingga membutuhkan pertimbangan matang.

Sebelumnya, Chelsea telah menuntaskan pendidikan sarjana Bachelor of Science di bidang neuroscience dan psikologi dari University of Melbourne. Ia sengaja memilih bekerja terlebih dahulu sebelum lanjut ke jenjang S2 untuk mencari pengalaman profesional di dunia nyata.

Neuroscience ke Indonesia

Pengalaman kerja tersebut, menurut Chelsea, sangat membantunya dalam memperjelas arah riset yang ingin ia tekuni.

Ke depan, ia berencana memperdalam kajian yang menghubungkan antara neuroscience, teknologi, dan dunia pendidikan.

Chelsea berharap ilmu yang ia peroleh nantinya dapat ia terapkan langsung di Indonesia, terutama untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih efektif.

Fokus ini sejalan dengan platform NewronEdu yang telah ia rintis, sebuah wadah yang memperkenalkan konsep brain-based learning.

Melalui inisiatif tersebut, Chelsea berupaya menjembatani sains dengan praktik pendidikan sehari-hari.

Ia meyakini bahwa pendekatan berbasis ilmu saraf sangat penting untuk membantu pelajar menemukan metode belajar yang paling relevan dan efektif sesuai perkembangan zaman.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store