Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Abdul Gani Terpilih sebagai Rais Syuriyah MWCNU Kalipuro, Bawa Semangat Muasis NU

Kabarbaru.co
Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kalipuro (Dok: Kabarbaru).

Jurnalis:

Kabar Baru, Banyuwangi – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kalipuro yang digelar Sabtu (6/6/2026) melahirkan kepengurusan baru untuk masa khidmat 2026-2031.

Dalam forum tersebut, Ustadz Abdul Gani terpilih sebagai Rais Syuriyah, sementara Ustadz Nanang Mustain dipercaya menakhodai organisasi sebagai Ketua Tanfidziyah.

Keterpilihan Ustadz Abdul Gani menarik perhatian warga nahdliyin Banyuwangi. Ia merupakan cicit kandung KH Maksum, ulama besar yang dikenal sebagai Rais Syuriyah pertama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi sekaligus salah satu tokoh perintis NU di wilayah ujung timur Pulau Jawa.

Selain memiliki garis keturunan ulama pendiri, Abdul Gani juga dikenal sebagai alumni Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang. Pesantren yang didirikan oleh KH M Bisri Syansuri tersebut menjadi tempat dirinya menimba ilmu dan memperdalam pemahaman keagamaan serta gerakan ke-NU-an.

“Ini bukan tentang sebuah jabatan atau posisi, melainkan tentang ruang khidmah. Mengemban amanah di jalur Syuriyah, tempat di mana simbah KH Maksum dahulu berjuang, adalah sebuah tanggung jawab spiritual yang sangat besar dan berat,” ujar Abdul Gani usai terpilih.

Ia berharap amanah yang diembannya dapat menjadi sarana melanjutkan perjuangan para ulama terdahulu, khususnya cita-cita KH Maksum dalam membina dan mengayomi umat.

Menurutnya, semangat pengabdian yang ikhlas harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi nahdliyin berikutnya.

Menatap masa khidmat lima tahun ke depan, Abdul Gani menargetkan MWCNU Kalipuro menjadi MWC percontohan di tingkat cabang maupun wilayah. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menempatkan digitalisasi organisasi sebagai salah satu program prioritas.

“Target saya, kita harus membawa MWCNU Kalipuro melangkah lebih maju menjadi role model atau MWC percontohan. Sentuhan digitalisasi di berbagai lini, mulai dari tertib administrasi berbasis sistem informasi, pendataan jamaah yang terintegrasi, hingga pemanfaatan platform digital untuk dakwah dan ekonomi akan menjadi kunci utama tata kelola organisasi yang modern dan transparan,” tegasnya.

Kepengurusan baru MWCNU Kalipuro diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam penguatan organisasi, sekaligus menjadi jembatan antara warisan perjuangan ulama terdahulu dengan tantangan zaman yang terus berkembang.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store