Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Hampir Dua Tahun Jadi Wamen, Prof Stella Dinilai Hanya Sibuk Podcast dan Ngonten

Kabarbaru.co
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie (Dok: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Aktivis pendidikan, Sufyan, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie. Ia menilai hampir dua tahun menjabat sebagai wakil menteri, Prof Stella belum menunjukkan perubahan signifikan terhadap dunia pendidikan Indonesia.

Menurut Sufyan, masyarakat sebelumnya menaruh harapan besar terhadap Stella Christie karena memiliki latar belakang akademik internasional dan dikenal sebagai ilmuwan Indonesia yang berkiprah di luar negeri. Namun, ia menilai harapan tersebut belum tercermin dalam kebijakan nyata yang dirasakan mahasiswa, dosen, maupun peneliti di daerah.

“Hampir dua tahun jadi Wamen, yang terlihat justru lebih banyak podcast dan konten media sosial. Sementara persoalan pendidikan tinggi masih menumpuk dan belum ada solusi nyata,” ujar Sufyan dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Ia menyebut berbagai persoalan mendasar pendidikan tinggi masih terus terjadi, mulai dari mahalnya uang kuliah tunggal (UKT), ketimpangan fasilitas pendidikan, hingga minimnya dukungan terhadap riset dan kesejahteraan dosen.

Menurutnya, kementerian seharusnya lebih fokus menyelesaikan persoalan riil di lapangan dibanding sibuk membangun pencitraan di ruang publik. Sufyan menilai publik membutuhkan hasil kerja konkret, bukan sekadar narasi dan popularitas di media sosial.

“Rakyat tidak butuh pejabat yang hanya aktif ngonten. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang bisa memperbaiki kualitas pendidikan dan membantu mahasiswa serta tenaga pendidik,” katanya.

Sufyan juga menyoroti kondisi pendidikan di daerah yang dinilai masih tertinggal jauh dibanding kota besar. Ia menyebut banyak kampus di daerah mengalami keterbatasan fasilitas, laboratorium, hingga akses riset yang layak.

Karena itu, ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi terhadap jajaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Menurutnya, Presiden harus berani mengganti pejabat yang dianggap tidak mampu membawa perubahan nyata bagi dunia pendidikan.

“Presiden Prabowo harus mengevaluasi Prof Stella Christie. Kalau selama hampir dua tahun tidak ada perubahan besar, artinya perlu ada perbaikan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia maupun dari Stella Christie terkait kritik yang disampaikan aktivis pendidikan tersebut.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store