Satgaswil Papua Barat Perkuat Sinergi Imigrasi Cegah Paham Radikal

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Sorong – Tim Pencegahan Satgaswil Papua Barat (SGW PABAR) melaksanakan koordinasi strategis dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Sorong dalam rangka memperkuat sinergitas antarinstansi guna mencegah penyebaran paham intoleran, radikal, dan terorisme (IRT) di wilayah Kota Sorong.
Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Senin (19/1/2026).
Koordinasi dipimpin langsung oleh Kasatgaswil Papua Barat, KBP Gede Suardana, bersama personel SGW Papua Barat, yakni IPDA M. Arfa Jaya, BRIPTU Halim Hanafi, BRIPTU Iqro Anggi Permadani, serta BRIPTU Rudolf Armando Silaen.
Rombongan SGW Papua Barat diterima langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Sorong, Orall Robert S. Wanggai.
Dalam pertemuan tersebut, KBP Gede Suardana menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di Kota Sorong yang memiliki mobilitas penduduk cukup tinggi.
“Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah dengan tingkat mobilitas yang tinggi seperti Kota Sorong,” ujar Gede Suardana.
Ia menambahkan, peran Imigrasi sangat strategis dalam mendukung upaya pencegahan dini terhadap potensi ancaman radikalisme dan terorisme.
“Pengawasan lalu lintas orang asing dan keluar-masuk wilayah menjadi salah satu langkah penting untuk deteksi dini potensi paham radikal,” katanya.
Pembahasan koordinasi difokuskan pada upaya pencegahan paham intoleran, radikal, dan terorisme secara terpadu, baik melalui jalur konvensional maupun pemanfaatan media digital yang saat ini dinilai rawan disalahgunakan.
Selain itu, kedua pihak juga menekankan pentingnya pertukaran informasi dan data strategis antarinstansi guna meningkatkan efektivitas langkah pencegahan.
“Pertukaran informasi yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan agar potensi ancaman bisa diantisipasi sejak dini,” jelasnya.
SGW Papua Barat juga menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi berkelanjutan dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Sorong sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan wilayah.
Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menangkal penyebaran paham IRT, sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kota Sorong.
Sebagai tindak lanjut, SGW Papua Barat dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Sorong akan melakukan koordinasi dan komunikasi rutin terkait dinamika keamanan wilayah, mengoptimalkan pertukaran data untuk deteksi dini aktivitas mencurigakan, serta merencanakan kegiatan bersama berupa sosialisasi, pembinaan, dan peningkatan kapasitas personel dalam rangka pencegahan paham intoleran, radikal, dan terorisme secara terpadu.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

