Said Abdullah Tekankan Implementasi Empat Pilar bagi Aktivis Mahasiswa Bangkalan

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Bangkalan – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jumat (26/12/25) kemarin.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut diikuti puluhan aktivis mahasiswa dan menghadirkan Ketua Said Abdullah Institute (SAI) Bangkalan, Prof. Dr. Safi bersama Dasuki Ahmad dan Samsuki sebagai narasumber. Sosialisasi ini menekankan pentingnya implementasi Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Ketua Said Abdullah Institute (SAI) Bangkalan Prof. Dr. Safi menjelaskan bahwa pemahaman Empat Pilar Kebangsaan tidak cukup berhenti pada tataran konsep, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku nyata. Nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya, harus tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi sosial.
“Empat Pilar bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman hidup. Mahasiswa harus mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap toleransi, semangat gotong royong, hingga kepedulian terhadap sesama,” ujar Prof. Safi.
Ia menegaskan, aktivis mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial. Dengan menjadikan Empat Pilar Kebangsaan sebagai dasar dalam berorganisasi dan bermasyarakat, mahasiswa diharapkan mampu menjaga persatuan serta memperkuat karakter kebangsaan di tengah dinamika kehidupan sosial.
“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Ketua Banggar DPR RI ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ideologis aktivis mahasiswa PMII dan GMNI di Bangkalan, sehingga nilai Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika benar-benar terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Empat Pilar Jadi Fondasi Aktivis Mahasiswa Bangkalan di Tengah Era Digital
Kabar Baru, Bangkalan – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Kopi Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jumat (26/12/25) kemarin.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut diikuti puluhan aktivis mahasiswa dan menghadirkan Ketua Said Abdullah Institute (SAI) Bangkalan, Prof. Safi bersama Helmy Boemiya dan Zilda Khilmatus Shokhikhah sebagai narasumber. Sosialisasi ini menekankan pentingnya penguatan ideologi kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan digital.
Dalam pemaparannya, Prof. Safi menyampaikan bahwa penguatan Empat Pilar Kebangsaan harus berangkat dari prinsip “learning to know, not just learning to do”, yakni membangun pemahaman yang utuh sebelum bertindak.
Menurutnya, kemajuan teknologi digital membuat siapa pun bisa bergerak cepat, namun tanpa pemahaman nilai dan etika kebangsaan, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif.
“Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi fondasi berpikir dan bertindak bagi aktivis mahasiswa. Di era digital, mahasiswa tidak cukup hanya mampu beraksi, tetapi juga harus memahami nilai, etika, dan arah perjuangannya,” ujar Prof. Safi.
Sementara itu, Helmy Boemiya menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memanfaatkan ruang digital secara positif. Ia mengajak aktivis mahasiswa untuk meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh hoaks, disinformasi, maupun ujaran kebencian.
Hal senada disampaikan Zilda Khilmatus Shokhikhah, yang menilai bahwa Learning to do atau kemampuan bertindak harus dilandasi oleh learning to know.
Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar Kebangsaan akan mengarahkan gerakan mahasiswa agar tetap konstruktif, kritis, dan berorientasi pada kepentingan bangsa.
“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Ketua Banggar DPR RI ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran ideologis serta kecakapan digital aktivis mahasiswa di Bangkalan, sehingga tetap konsisten menjaga nilai Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di tengah tantangan era digital,” pungkasnya
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

