Kasus Limbah Kuliner di Semarang Viral, Akademisi Dorong Pentingnya Grease Trap

Jurnalis: Hanum Aprilia
Kabar Baru, Semarang – Kasus pembuangan limbah usaha kuliner ke saluran drainase pemukiman yang sempat viral di Kecamatan Banyumanik menyoroti pentingnya edukasi penanganan limbah domestik di Kota Semarang.
Penataan limbah olahan sisa makanan dan minyak dinilai krusial guna mencegah kerusakan lingkungan pemukiman.
Dosen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip), Sri Sumiyati, menegaskan bahwa saluran drainase perkotaan pada hakikatnya hanya diperuntukkan menampung limpasan air hujan, bukan saluran pembuangan limbah usaha maupun rumah tangga.
Menurutnya, penumpukan limbah berlemak di saluran terbuka memicu bau menyengat serta risiko pencemaran air tanah.
“Drainase itu peruntukannya untuk air hujan, bukan limbah domestik. Pembuangan limbah usaha kuliner yang mengandung lemak dan material organik ke selokan berpotensi mencemari air tanah dan menimbulkan bau yang mengganggu kesehatan masyarakat,” kata Sri Sumiyati.
Sri menganjurkan pelaku usaha kuliner memanfaatkan penyaring lemak (grease trap), sumur resapan, atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal.
Ia mengusulkan pendekatan kolaboratif pentaheliks yang melibatkan pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, swasta, dan media untuk mendisiplinkan pengelolaan limbah.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, menekankan pemisahan limbah padat dan berlemak sebelum masuk ke sarana umum.
Ia juga mengimbau agar konflik antara warga dan pelaku UMKM diselesaikan melalui musyawarah serta pembenahan teknis di lapangan.
“Pelaku usaha kuliner mestinya melakukan grease trap atau pemisahan limbah berlemak agar tidak langsung menyatu ke saluran umum yang memicu bau. Pengawasan dan pengolahan sederhana melalui IPAL komunal menjadi solusi agar kegiatan usaha kecil tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan warga,” ujar Anang.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
WahGenz
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
