Reza Arab Dikatain Lebay karena Sisakan Kursi Kosong untuk Lula Lahfah

Jurnalis: Hanum Aprilia
Kabar Baru, Jakarta – Sutradara sekaligus kreator konten Reza Arap menyampaikan tanggapan tegas kepada sejumlah netizen yang melontarkan kritik negatif terhadap aksinya.
Reza menuai cibiran setelah konsisten menyisakan satu kursi kosong khusus untuk mengenang almarhumah Lula Lahfah dalam rangkaian promosi film komedi-horor Harusnya Horror.
Sejumlah netizen menilai aksi pria berusia 38 tahun tersebut berlebihan. Beberapa pengguna media sosial bahkan menuduhnya sengaja memanfaatkan kepergian sang mantan kekasih demi kepentingan sensasi dan publikasi film.
Lewat akun X miliknya pada Selasa (28/7/2026) kemaren, Reza menegaskan alasannya mempertahankan simbol keberadaan Lula dalam momen penting tersebut.
Ia menyampaikan bahwa Lula Lahfah memegang peran utama yang sangat krusial dalam pembuatan film Harusnya Horror.
Oleh sebab itu, ia merasa wajib menjaga jejak karya sang aktris agar publik tidak melupakan kontribusinya.
“Gimana caranya untuk tidak membawa nama/legacy beliau yang ada andil di dalam sebuah karya, terlebih beliau adalah salah satu karakter utama di film tersebut?” tulis Reza melalui akun X miliknya dan dikutip Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Rabu (29/07/2026).
Reza juga membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya sengaja mengeksploitasi duka demi mendongkrak popularitas karya terbarunya.
Ia mengaku justru meminta pihak rumah produksi (production house) serta tim promosi untuk tidak menjadikan peristiwa duka ini sebagai bahan pemasaran.
Menurut Reza, mengosongkan satu bangku dan meletakkan buket bunga matahari merupakan bentuk simpati serta penghormatan paling wajar yang bisa ia berikan.
Aksi sentimental ini sebelumnya menyita perhatian publik saat acara peluncuran poster dan cuplikan resmi film pada Senin (20/7/2026) kemaren.
Hubungan asmara antara Reza Arap dan Lula Lahfah sendiri bersemi sejak pertengahan 2025. Keduanya sempat berkolaborasi erat dalam penggarapan film Harusnya Horror.
Namun, Lula mengembuskan napas terakhir di apartemennya pada 23 Januari 2026, menjadikan proyek film komedi-horor ini sebagai karya akting terakhir dalam perjalanan kariernya.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
