Rakhmatiyah Deu Lantik Pokja Desa Sehat, Target Bulango Utara Bebas BABS
Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo– Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS) Bone Bolango resmi mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat se-Kecamatan Bulango Utara, Selasa (21/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS).
Ketua FKKS Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Desa Sehat tidak dapat bergantung sepenuhnya pada program pemerintah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama sehingga Pokja Desa Sehat harus mampu menggerakkan partisipasi warga di setiap desa.
“Desa sehat tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah. Kunci keberhasilannya ada pada partisipasi masyarakat. Karena itu, Pokja Desa Sehat harus menjadi penghubung antara warga dengan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di desa,” ujar Rakhmatiyah.
Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango itu menjelaskan, konsep Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas kesehatan maupun pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, konsep tersebut bertujuan menghadirkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah.
Ia mengatakan, Pokja Desa Sehat memiliki fungsi penting sebagai mitra pemerintah desa dalam mengidentifikasi berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat. Seluruh persoalan tersebut kemudian diinventarisasi untuk diteruskan kepada pemerintah desa maupun pemerintah daerah agar memperoleh penanganan yang tepat.
Pada kesempatan itu, Rakhmatiyah juga menegaskan bahwa FKKS Bone Bolango tengah memprioritaskan program percepatan desa bebas BABS. Ia menilai kebiasaan buang air besar di sungai, kebun, pekarangan, maupun area terbuka lainnya masih menjadi persoalan yang harus segera diakhiri karena berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Target kami seluruh desa di Bone Bolango dapat menuju status bebas BABS. Karena itu, Pokja Desa Sehat harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan jamban yang layak dan meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan,” tegasnya.
Selain itu, Rakhmatiyah turut menyoroti kebiasaan membuang popok sekali pakai di sembarang lokasi. Menurutnya, perilaku tersebut sering dianggap sepele, padahal berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara benar.
Ia meminta pengurus Pokja Desa Sehat memasukkan edukasi mengenai sanitasi dan pengelolaan sampah rumah tangga sebagai program yang dilaksanakan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
Rakhmatiyah juga mengingatkan agar setiap kasus warga yang belum memiliki jamban segera dilaporkan kepada pemerintah desa. Dengan begitu, pemerintah dapat mengupayakan bantuan melalui program yang tersedia sehingga seluruh masyarakat memiliki akses terhadap sanitasi yang layak.
Ia optimistis kepengurusan Pokja Desa Sehat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik. Menurutnya, perubahan perilaku hidup bersih dan sehat memerlukan pendampingan secara terus-menerus serta kerja sama seluruh pihak agar desa-desa di Bulango Utara benar-benar terbebas dari praktik BABS.***(YH)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
