Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Ratusan Mahasiswa Desak Kapolda Sumut Bongkar Bisnis Judi Milik Aseng Sampai ke Akar

Desain tanpa judul - 2026-07-19T110921.786
Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara dilihat dari depan halaman (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Forum Mahasiswa Santri (AFMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara.

Massa mendesak Kapolda Sumut segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas dugaan praktik perjudian yang masih beroperasi di kawasan Brahrang, Kecamatan Binjai Barat.

Aksi di depan gerbang Mapolda Sumut ini berjalan riuh dengan pembentangan spanduk dan poster berisi tuntutan pemberantasan perjudian.

Para orator secara bergantian menegaskan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap segala bentuk perjudian yang meresahkan masyarakat.

Massa meminta aparat penegak hukum tidak sekadar menerima laporan dari masyarakat. Mereka menuntut polisi segera melakukan penyelidikan menyeluruh, penggerebekan, hingga penindakan hukum secara nyata di lapangan.

Hasil Dialog dengan Kepolisian

Walau aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat personel kepolisian, perwakilan AFMS mengaku kecewa usai menggelar dialog dengan pihak Polda Sumut.

Pertemuan tersebut dinilai belum memberikan kepastian dan langkah konkret terkait pembongkaran lapak judi di Brahrang.

Koordinator Aksi AFMS, Sadar Putra A.G.H., S.Pd, menyatakan bahwa pihak kepolisian hanya memberikan jawaban normatif dengan dalih akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pimpinan.

“Jawaban seperti itu sudah terlalu sering kami dengar. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar janji,” tegas Sadar Putra kepada awak media usai aksi unjuk rasa.

Desak Kapolri Turun Tangan

Melihat respons yang kurang memuaskan, AFMS menilai aparat belum serius dalam memberantas dugaan praktik perjudian di wilayah Sumatera Utara.

Oleh karena itu, massa mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk turun tangan membentuk tim khusus dari pusat.

Tim khusus ini nantinya diharapkan mampu melakukan penyelidikan secara menyeluruh, profesional, dan transparan di kawasan Brahrang.

Selain itu, AFMS menuntut kepolisian membuka perkembangan penanganan perkara ini kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

AFMS menegaskan bahwa unjuk rasa ini bukanlah akhir dari pergerakan mereka.

Organisasi ini berjanji akan terus mengawal kasus ini dan siap mengerahkan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka diabaikan.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata. Jika tuntutan kami kembali diabaikan, kami siap turun ke jalan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat,” pungkas Sadar sebelum massa membubarkan diri dengan tertib.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store