Viral! Anggota DPRD Rica Novlianty Diduga Jadi Simpanan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel

Jurnalis: Muhammad Iqbal
Kabar Baru, Sumsel – Kabar miring menerpa seorang oknum anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi Gerindra berinisial RN.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) 8 tersebut diduga memiliki hubungan spesial dengan salah satu tersangka kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel di Martapura.
Dugaan ini mencuat setelah pihak berwenang menemukan bukti percakapan pribadi di dalam ponsel milik tersangka yang telah ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Sumsel.
Berdasarkan data yang dihimpun, RN merupakan seorang orang tua tunggal (single parent) sekaligus anak bungsu dari mantan Wakil Bupati Musi Rawas dua periode. Sementara itu, tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut diketahui masih memiliki istri sah.
Hasil pemeriksaan tim penyidik terhadap riwayat panggilan dan pesan WhatsApp menunjukkan adanya kedekatan yang tidak biasa, termasuk penggunaan panggilan personal seperti “sayang”, “ayah”, dan “bunda”.
Dugaan Aliran Dana untuk Pribadi
Skandal ini semakin memanas setelah muncul informasi bahwa tersangka diduga sering membiayai kebutuhan harian RN.
Sumber yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa tersangka kerap membayar belanjaan, barang tertentu, hingga bahan bangunan untuk keperluan RN.
Namun, proses pembayaran tersebut tidak melalui transfer langsung, melainkan menggunakan uang tunai yang dikirimkan ke pihak ketiga guna menyamarkan jejak transaksi.

Praktik ini kini menjadi sorotan tajam karena melibatkan seorang pejabat publik yang seharusnya menjaga integritas.
Hingga saat ini, Kejati Sumsel masih terus mendalami keterkaitan hubungan personal tersebut dengan aliran dana hasil korupsi KUR yang sedang mereka tangani.
Sorotan Etika dan Desakan Klarifikasi
Ketua Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Sumsel, Fatrianto TH SH, memberikan respons keras terhadap isu tersebut.
Ia menilai persoalan ini tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut moral dan etika seorang wakil rakyat.
“Seorang pejabat publik, apalagi anggota DPRD, seharusnya menjadi contoh dalam menjaga etika, moral, dan norma sosial di tengah masyarakat,” tegas Fatrianto di Sumsel, Selasa (05/05/2026).
Fatrianto juga mendesak RN agar segera memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik untuk menjaga marwah institusi DPRD Sumsel.
Ia menegaskan bahwa hubungan yang melanggar norma sosial dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.
Hingga berita ini naik cetak, RN belum memberikan tanggapan resmi dan upaya konfirmasi melalui sambungan telepon pun belum mendapatkan respons.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

