TikTok Kabarbaru.co Diserang Buzzer Usai Beritakan Sindikat Rokok Ilegal di Madura

Jurnalis: Muhammad Ody
Kabarbaru, Jatim – Akun TikTok media online Kabarbaru.co mendapat serangan komentar bernada negatif dari sejumlah akun warganet setelah mengunggah konten pemberitaan terkait dugaan sindikat rokok ilegal di Madura. Serangan tersebut muncul di kolom komentar video yang membahas maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai di wilayah tersebut.
Pantauan di kolom komentar menunjukkan beberapa akun melontarkan kritik hingga ujaran kasar kepada media tersebut. Salah satu akun bernama @wahyu menuliskan komentar bernada menyerang, “Media 4njing lapar koar sana sini.” Komentarnya pedas.
Komentar lain datang dari akun @Putra Daerah yang mempertanyakan pemberitaan tersebut. Ia menulis, “Masalahnya buat Anda apa? Wong H Her dan H Saleh gak minta ke Anda. Mikir pakai otak jangan pakai dengkul.”
Pernyataan itu diduga merujuk pada sosok yang disebut-sebut dalam isu peredaran rokok ilegal yang tengah ramai dibahas.
Selain itu, akun @agus raya ngevlog juga ikut menanggapi unggahan tersebut dengan menuliskan, “Kerja kerja kerja jangan ngurusin hidup orang.” Komentar itu menambah panjang daftar respons warganet terhadap konten yang diunggah oleh akun TikTok Kabarbaru.co.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Redaksi Kabarbaru.co Rizqi Fauzi menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang pada prinsip kerja jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Pemberitaan yang kami lakukan murni kerja jurnalistik. Pers memiliki fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait dugaan praktik ilegal yang berpotensi merugikan negara, seperti peredaran rokok tanpa cukai,” ujar Rizqi Fauzi.
Ia juga menilai kritik merupakan hal yang wajar dalam ruang publik, namun diharapkan tetap disampaikan secara bijak tanpa menggunakan ujaran kasar.
“Kami menghargai kritik dari siapa pun, tetapi sebaiknya disampaikan dengan cara yang santun dan berargumentasi, bukan dengan menyerang atau menghina media,” tambahnya.
Sementara itu, peredaran rokok ilegal sendiri menjadi perhatian serius pemerintah karena berdampak pada kerugian negara dari sektor cukai. Aparat penegak hukum bersama instansi terkait terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik tersebut di berbagai daerah, termasuk di wilayah Madura.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

