Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Mursyid Tarekat Syadzuliyyah Tunisia Apresiasi Buku Kiai Pesantren Indonesia

afgwrwrwrw

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta — Buku karya kiai muda Indonesia menjadi sorotan dalam Pameran Buku Internasional ke-40 di El Krem, Tunis, yang berlangsung dari 23 April hingga 3 Mei 2026. Karya tersebut mendapat apresiasi dari kalangan akademisi hingga tokoh tasawuf Tunisia.

Buku berjudul Al-Isti’arah al-Tashawwuriyyah fi A’mal Ibn Arabi karya A. Muntaha Afandie. Buku ini diterbitkan oleh Dar al-Kitab Tunis, penerbit yang dikenal selektif dalam menerbitkan karya akademik di bidang studi Arab dan Islam.

Apresiasi datang dari Syaikh Sholahuddin al-Mistawi, mursyid Tarekat Syadzuliyyah Tunisia dan mantan Sekretaris Jenderal al-Majlis al-Islami al-A’la. Ia menilai buku tersebut mampu menguraikan pemikiran Ibn Arabi yang dikenal kompleks secara lebih terstruktur.

Selain itu, pemimpin umum majalah Jauhar al-Islam ini juga menyoroti keberhasilan buku tersebut menembus penerbit Dar al-Kitab, yang dikenal memiliki proses seleksi ketat, terutama untuk karya yang masuk dalam seri akademik tertentu, khususnya seri Ma’alim fi al-Lughah wa al-Dihn yang disupervisi oleh Lazhar Zanned.

Seri ini memuat kajian linguistik kognitif, mulai dari pengantar teori, analisis wacana, hingga teori blending, dengan kontribusi dari sejumlah akademisi seperti Lazhar Zanned (Tunis), Habib Mkadmini (Tunis), Mark Turner (AS), dan Arbia Yaferni (Tunis).

Dalam rangkaian tersebut, buku karya anggota dewan Pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu, Krangkaeng, Indramayu ini menjadi edisi terbaru sekaligus satu-satunya kontribusi dari Indonesia. Pendekatan yang digunakan, yakni metafora konseptual, dinilai berbeda dibandingkan karya lain dalam seri tersebut yang cenderung bersifat teoritis.

Gus Mun yang merupakan wakil ketua I Lakpesdam PWNU Jawa Timur menjelaskan bahwa kajiannya berangkat dari upaya memahami proses kognitif di balik konstruksi imajinasi dalam karya Ibn Arabi.

Lebih lanjut, dia mengaku terinspirasi oleh karya Nasr Hamid Abu Zayd (Hakadza Takallama Ibn Arabi) dan Henry Corbin (al-Khayyaal al-Khallaaq fi Tashawwuf Ibn Arabi) yang mengkaji dimensi imajinasi dalam pemikiran tokoh tersebut.

Di balik kreativitas imajinatif itu terdapat proses kognitif yang panjang. Proses itulah yang menjadi fokus penelitian ini,” ujarnya.

Selain mendapat perhatian dari kalangan tasawuf, buku ini juga diapresiasi oleh akademisi. Guru Besar Linguistik Arab Universitas Tunis, Chokri Saadi, menilai buku tersebut mampu menyajikan konsep yang kompleks dengan cara yang lebih sederhana.

Ia juga merekomendasikan buku yang semula berupa disertasi di Fakultas Sastra Seni dan Humaniora, Universitas Manouba, sebagai rujukan dalam kajian metafora konseptual, analisis wacana, maupun pemikiran Islam.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store