Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kemarau Panjang Melanda Purwakarta, Pemkab Gelar Salat Istisqa

IMG_20260916_154012
Salat Istisqa digelar, masyarakat diajak introspeksi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta mengalami kekeringan dan keterbatasan air bersih mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menggelar salat Istisqa.

Salat memohon hujan tersebut dilaksanakan bersama jajaran pemerintah daerah, MUI Kabupaten Purwakarta, serta masyarakat di Alun-Alun Kiansantang, Jalan Mr. Dr. Kusumaatmadja, Kecamatan Purwakarta, Rabu (16/9/2026).

Salat Istisqa menjadi salah satu ikhtiar umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan setelah kemarau berlangsung cukup panjang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan dampak kemarau mulai dirasakan masyarakat, terutama terhadap ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Musim kemarau berkepanjangan menyebabkan kebutuhan air bersih meningkat, baik untuk minum, mencuci, maupun kebutuhan sanitasi. Beberapa daerah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih,” kata Sri Jaya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang kering juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan upaya penanganan pemerintah, tetapi turut meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Sri Jaya menilai kemarau panjang harus menjadi momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.

“Intinya kita introspeksi diri, khususnya bagaimana masyarakat Purwakarta menjaga alam. Bapak Bupati juga sering menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan, termasuk kawasan pegunungan. Gunung harus ditanami dan dijaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kegiatan menjaga kebersihan tidak seharusnya hanya menjadi tugas aparatur pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan hanya pegawai negeri. Kebersihan bukan tanggung jawab pegawai negeri saja, tetapi seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, KH John Dien, menjelaskan salat Istisqa merupakan ibadah yang disyariatkan dalam Islam sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT ketika terjadi kekeringan dan hujan belum turun dalam waktu yang cukup lama.

Ia mengatakan pelaksanaan salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar manusia. Adapun waktu terkabulnya doa sepenuhnya merupakan kehendak Allah SWT.

“Hari ini kita melaksanakan salat Istisqa dan berdoa dengan penuh khusyuk. Ini semuanya ikhtiar kita. Kapan doa itu dikabulkan, itu urusan Allah SWT,” ujar KH John Dien.

Ia berharap melalui salat Istisqa dan doa bersama tersebut, masyarakat Purwakarta segera mendapatkan hujan yang membawa manfaat serta keberkahan.

“Mudah-mudahan dengan salat Istisqa ini tidak lama lagi kita diberikan hujan yang berkah dan barokah, yang bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, KH John Dien menekankan bahwa menghadapi dampak kemarau tidak cukup hanya dengan berdoa. Menurutnya, ikhtiar spiritual perlu dibarengi tindakan nyata untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Masyarakat, kata dia, perlu menjaga kebersihan, merawat tumbuh-tumbuhan, memastikan saluran air tetap terpelihara, serta melindungi kawasan pegunungan dan pepohonan.

“Menjaga ekosistem, menjaga kebersihan, menjaga tumbuh-tumbuhan, menjaga saluran air dan perlindungan di kawasan gunung maupun pepohonan. Kelihatannya klasik, tetapi memang itu intinya,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah. Sebab, kondisi lingkungan turut dipengaruhi oleh aktivitas manusia.

“Intinya menjaga ekosistem, menjaga kebersihan dan sadar terhadap sampah. Semua itu harus menjadi kesadaran bersama,” pungkasnya.

Pelaksanaan salat Istisqa tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memanjatkan doa, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat agar menjaga lingkungan secara berkelanjutan di tengah ancaman kekeringan. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store