Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Investasi Emas Kini Kian Populer di Kalangan Gen Z! Ini Alasannya

istockphoto-2260426292-612x612

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Investasi tidak terbatas oleh usia. Bahkan, akan lebih baik jika investasi dimulai sejak usia muda sehingga seseorang memiliki waktu lebih panjang untuk menyimpan aset sebagai tabungan di masa depan.

Pertimbangan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa akhir-akhir ini banyak kalangan muda, terutama Gen Z yang kini memasuki usia dewasa muda, mulai melirik dunia investasi. Mayoritas dari mereka yang sudah memiliki penghasilan sendiri mulai berupaya mengelola aset agar tidak terbuang sia-sia hanya untuk dihamburkan.

Terlebih lagi, isu global mengenai inflasi menjadi momok dalam permasalahan ekonomi yang dapat mengakibatkan meningkatnya berbagai kebutuhan hidup di masa mendatang. Keinginan generasi ini untuk memiliki kestabilan ekonomi di masa tua mendorong mereka mulai menyadari pentingnya investasi sejak usia muda.

Salah satu investasi yang populer di kalangan Gen Z adalah investasi dalam bentuk emas. Data dari PT Pegadaian menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, nasabah Gen Z mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 116%, jauh melampaui kelompok usia lainnya seperti milenial (49%), Gen X (34%), dan baby boomer (32%).

Kemudahan dalam mempelajari cara kerja investasi emas serta nilainya yang cenderung stabil bahkan berpotensi meningkat menjadi salah satu alasan mengapa emas dipilih. Lalu, apa saja faktor yang mendorong Gen Z begitu tertarik dengan investasi emas? Berikut penjelasannya.

1. Memiliki Literasi Keuangan yang Baik

Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025, kelompok usia 18–25 tahun yang termasuk Gen Z memiliki tingkat literasi keuangan sebesar 73,26%. Angka tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan dengan generasi lainnya, termasuk milenial, Gen X, hingga baby boomer.

Tingginya angka tersebut tidak lepas dari peran teknologi yang semakin maju seiring perkembangan zaman. Penggunaan ponsel pintar dan internet yang kini sudah umum mampu meningkatkan persebaran informasi keuangan secara luas dan cepat.

Konten edukasi finansial di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube berkembang sangat pesat. Banyak kreator konten yang membahas investasi, pengelolaan keuangan pribadi, hingga tips menabung emas dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.

Hal ini membuat Gen Z tidak kesulitan mencari informasi mengenai investasi yang mereka pilih. Mereka tumbuh sebagai generasi yang terbiasa melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan, termasuk dalam hal keuangan.

2. Motivasi Tinggi untuk Kestabilan Finansial

Memiliki kondisi finansial yang stabil merupakan impian bagi banyak Gen Z. Generasi ini tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari pandemi, isu inflasi, hingga gejolak geopolitik yang memengaruhi perekonomian dunia.

Pengalaman kolektif tersebut membentuk pola pikir yang lebih waspada serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mempersiapkan masa depan sejak dini. Oleh karena itu, sejak usia muda mereka berusaha untuk mulai berinvestasi semampu mereka agar di masa depan beban finansial dapat berkurang.

Narasi mengenai financial independence, retire early (FIRE) yang semakin populer juga turut memotivasi banyak anak muda untuk mulai berinvestasi. Mereka tidak ingin hanya mengandalkan satu sumber penghasilan, tetapi juga ingin memiliki aset yang terus bertumbuh nilainya.

Investasi emas sebagai salah satu instrumen populer di kalangan mereka mampu menjawab harapan sekaligus kekhawatiran tersebut. Dengan modal yang dapat dimulai dari nominal kecil bahkan mulai dari Rp10.000 melalui platform digital emas menjadi pintu masuk investasi yang sangat terjangkau bagi Gen Z yang baru memulai karier.

3. Relatif Aman Dibandingkan Instrumen Lain

Investasi emas dikenal memiliki karakteristik yang relatif lebih stabil dibandingkan instrumen investasi lainnya seperti saham atau kripto yang fluktuasinya bisa sangat tajam dalam waktu singkat. Emas sering disebut sebagai aset safe haven atau pelindung kekayaan karena nilainya cenderung meningkat ketika terjadi ketidakpastian ekonomi.

Saat harga kebutuhan pokok meningkat akibat inflasi, nilai emas justru ikut terdongkrak sehingga dianggap mampu melindungi daya beli dalam jangka panjang.

Bagi Gen Z yang mayoritas masih pemula dalam dunia investasi, tingkat risiko menjadi salah satu pertimbangan utama. Mereka cenderung mencari instrumen yang menawarkan keamanan modal dan kestabilan nilai, bukan sekadar mengejar keuntungan tinggi yang disertai risiko besar.

Selain itu, emas memiliki likuiditas tinggi, artinya dapat dijual kapan saja dengan relatif mudah, baik melalui toko emas, Pegadaian, maupun aplikasi digital. Fleksibilitas inilah yang membuat emas menjadi pilihan menarik bagi generasi muda yang ingin berinvestasi tanpa merasa terbebani.

4. Bisa Disimpan Secara Fisik

Salah satu daya tarik unik dari investasi emas dibandingkan instrumen digital lainnya adalah wujudnya yang nyata dan dapat dipegang secara langsung. Di tengah derasnya arus digitalisasi, banyak anak muda justru mencari sesuatu yang memberikan rasa kepemilikan secara fisik bukan sekadar deretan angka di layar ponsel.

Emas batangan atau perhiasan dapat disimpan sendiri di rumah atau dititipkan di lembaga terpercaya. Kemampuan emas untuk disimpan secara fisik juga memberikan rasa aman tersendiri bagi pemiliknya. Emas tidak bergantung pada sistem teknologi tertentu, tidak memerlukan koneksi internet untuk mempertahankan nilainya, dan tidak terpengaruh oleh gangguan platform digital.

Meskipun saat ini sudah tersedia emas digital yang lebih praktis, opsi untuk mencetak emas digital menjadi bentuk fisik tetap tersedia.

Dengan kata lain, Gen Z dapat menikmati kemudahan investasi digital sekaligus mendapatkan ketenangan dari kepemilikan aset yang dapat mereka sentuh dan simpan sendiri. Kemudahan ini semakin terasa dengan hadirnya Raja Emas Indonesia yang siap membeli emas Anda dengan harga tinggi.

Perlu diketahui bahwa Raja Emas Indonesia juga siap menerima transaksi jual emas tanpa surat.

Tren investasi emas di kalangan Gen Z bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan cerminan dari meningkatnya kesadaran finansial generasi muda di Indonesia.

Didukung oleh literasi keuangan yang terus membaik, motivasi kuat untuk mencapai kestabilan ekonomi, karakteristik emas yang relatif aman, serta kelebihannya yang dapat disimpan secara fisik, tidak mengherankan jika emas menjadi instrumen favorit bagi mereka yang baru memulai perjalanan investasi.

Yang terpenting, investasi emas mengajarkan kedisiplinan dan konsistensi. Bukan soal seberapa besar modal yang dimiliki, tetapi seberapa konsisten seseorang dalam menjalankannya.

Bagi Gen Z yang ingin mulai membangun fondasi keuangan yang kokoh, investasi emas dapat menjadi langkah awal yang tepat dan terukur. Mulailah dari jumlah kecil, pelajari prosesnya, dan nikmati hasilnya di masa depan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store