Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Festival Budaya Gresik di TMII Himpun 700 Diaspora, Tekankan Pendidikan

kabarbaru.co

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta — Sekitar 700 warga diaspora Gresik menghadiri Festival Budaya Gresik dan Halal Bihalal di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang temu lintas generasi sekaligus penguatan identitas budaya perantau.

Mengusung tema “Gresik Nyawiji: Sinergi Perantau Berdaya, Melestarikan Tradisi dan Budaya Daerah di Kancah Nasional”, acara diisi beragam agenda, mulai dari halal bihalal, pertunjukan seni budaya, talkshow, peluncuran buku, doa bersama, hingga pagelaran “Tulajek, Gresik Nyawiji” oleh Komunitas Kota Seger.

Sejumlah tokoh nasional hadir dalam kegiatan ini, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, anggota DPR RI Jazilul Fawaid dan Falah Amru, Deputi Bappenas Amich Alhumami, serta Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir. Turut hadir Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Imam Subchi, Komisioner Ombudsman RI Abdul Ghoffar, Komisioner BAZNAS Ending Syarifuddin, serta tokoh masyarakat, ulama, akademisi, dan pengusaha asal Gresik.

Dalam sambutannya, Jazilul Fawaid menegaskan bahwa upaya menuju Gresik Emas 2025 harus dimulai dari penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak cukup bertumpu pada sektor industri dan ekonomi, tetapi juga ditopang generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Pandangan tersebut sejalan dengan Imam Subchi yang menyebut pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Ia menilai pelestarian budaya perlu berjalan beriringan dengan penguatan pendidikan agar identitas Gresik tetap relevan sebagai energi pembangunan.

Dalam sesi talkshow, para narasumber mendorong Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, diaspora, akademisi, ulama, dan dunia usaha, terutama dalam pengembangan pendidikan, kebudayaan, ekonomi, serta pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pengukuhan Pengurus Paguyuban Warga Gresik di Jabodetabek periode 2025–2028 dengan Masbukhin Pradhana sebagai ketua. Ia menyatakan paguyuban diharapkan menjadi ruang kontribusi nyata bagi berbagai sektor pembangunan daerah.

“Semangat kita adalah nyawiji, bersatu. Diaspora Gresik di Jabodetabek memiliki potensi besar untuk ikut membangun Gresik yang lebih baik, lebih maju, dan lebih bermartabat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai ruang silaturahmi dan kontribusi warga Gresik di perantauan,” ujar Masbukhin.

Festival ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan, merawat tradisi, sekaligus menegaskan peran diaspora dalam mendukung kemajuan Gresik.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store