Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Donald Trump Ancam Serang Venezuela Jika AS Tidak Diberi Akses Minyak

Desain tanpa judul - 2026-01-05T163403.703
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Dok: Eskipaper).

Jurnalis:

Kabar Baru, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah sementara Venezuela.

Trump mengancam akan melancarkan serangan militer susulan jika Caracas tidak mematuhi tuntutan Washington pasca-penangkapan Presiden Nicolás Maduro.

Dalam pernyataan resminya yang dukutip Jurnalis Kabarbaru di Jakarta pada Senin (05/01/2026). Trump menegaskan bahwa militer AS telah menyiapkan operasi gelombang kedua.

Saat ini, Washington mengklaim memegang kendali penuh atas situasi di Venezuela dan fokus merombak kondisi negara yang sedang dilanda krisis tersebut.

“Jika mereka tidak berperilaku baik, kami akan melancarkan serangan kedua terhadap Venezuela,” tegas Trump sebagaimana dikutip dari Reuters.

Militer AS dalam Posisi Siaga

Meski ancaman terus bergulir, Trump menyebut bahwa operasi lanjutan tersebut untuk sementara ditahan.

Ia meyakini kekuatan militer tambahan mungkin tidak akan diperlukan jika pemerintah setempat bersikap kooperatif, namun opsi serangan tetap terbuka lebar.

Terkait jalannya operasi penangkapan Maduro, Trump mengakui ada satu helikopter AS yang mengalami kerusakan.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam misi tersebut. Seluruh personel militer yang terluka telah berhasil dievakuasi dan kini dalam kondisi stabil.

Incar Akses Sumber Daya Energi

Trump secara terang-terangan menyoroti keruntuhan ekonomi Venezuela yang ia sebut sebagai dampak salah kelola selama bertahun-tahun.

Salah satu poin utama dalam tuntutan AS adalah penguasaan kembali akses sumber daya alam, terutama sektor minyak bumi yang produksinya merosot tajam.

“Produksi minyak mereka berada pada level yang sangat rendah. Kami membutuhkan akses penuh ke minyak dan sumber daya lainnya di sana,” ujar Trump.

Perlawanan Militer Venezuela

Di sisi lain, situasi di Caracas tetap memanas. Para pemimpin militer dan pejabat pemerintah Venezuela meluncurkan protes keras dan menuduh Amerika Serikat melakukan agresi ilegal.

Mereka menuntut pemulangan Nicolás Maduro segera.

Walaupun berada di bawah tekanan hebat dari Washington, loyalis di Venezuela menyatakan tetap mendukung Delcy Rodríguez sebagai pemimpin sementara.

Mereka berkomitmen untuk menjaga kedaulatan negara di tengah krisis politik yang semakin tidak menentu.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store