Demokrat Sumenep Kritik Molornya Pencairan Dana Banpol

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kabupaten Sumenep mengeluhkan proses pencairan dana bantuan partai politik (banpol) yang dinilai lamban setiap tahunnya.
Ketua DPD Demokrat Sumenep, Indra Wahyudi, menilai keterlambatan pencairan banpol selama ini menghambat efektivitas program partai.
“Yang perlu dijadikan atensi itu adalah mekanisme dan proses pencairan, yang bisa dibilang agak telat. Kadang kan di triwulan kedua atau ketiga. Kalau nggak salah tahun ini cairnya bulan enam atau bulan tujuh,” ujarnya, Kamis (20/11).
Menurutnya, Bakesbangpol Sumenep sebagai OPD terkait semestinya melakukan pencairan lebih awal guna memudahkan kegiatan partai.
“Saya berharap sebenarnya ke depan itu kita juga evaluasi dengan OPD terkait. Untuk memastikan bahwa banpol itu kalau bisa dicairkan di awal tahun atau triwulan pertama. Misalnya bulan 3 atau bulan 4 gitu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Indra mengkritik pola pencairan yang selama ini dianggap terlalu mepet dengan pembahasan APBD Perubahan, sehingga menyulitkan partai politik menjalankan agenda rutin.
“Jangan ketika sudah mepet dalam proses pembahasan APBD Perubahan. Sebab akhirnya untuk melakukan kegiatan parpol terpaksa menggunakan dana pribadi,” katanya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

