Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Maklumat Pergerakan, Respons Sahabat Peduli Marwah PMII atas Perusakan Sekretariat PB PMII

kabarbaru.co

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta — Insiden perusakan Sekretariat Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Jakarta memicu gelombang kemarahan dari para kader di berbagai daerah. Menanggapi situasi yang kian memanas, Abdul Haris Nepe yang mewakili kelompok Sahabat Peduli Marwah PMII merilis Maklumat Pergerakan, pada Senin, 16 Februari 2026. Pernyataan resmi ini merupakan bentuk protes mendalam terhadap tindakan yang dinilai telah menginjak-injak simbol kedaulatan organisasi.

Dalam penyampaiannya, Abdul Haris Nepe menegaskan bahwa aksi vandalisme di rumah bersama bagi kader dari Aceh hingga Papua tersebut bukanlah sekadar dinamika massa biasa. Ia memandang kejadian ini sebagai serangan langsung terhadap kehormatan seluruh anggota organisasi.

“Hari ini sejarah mencatat luka mendalam. Sekretariat PB PMII, tempat gagasan dilahirkan, telah diacak-acak dan dirusak oleh oknum yang diduga bukan kader. Ini bukan sekadar benda mati yang hancur, tetapi marwah, martabat, dan kehormatan organisasi yang sedang diruntuhkan,” tegas Abdul Haris Nepe dalam pembacaan maklumatnya.

Selain mengecam perusakan, ia juga mengkritik lambannya penanganan dari pihak kepolisian dalam memproses laporan serta memberikan perlindungan keamanan. Kondisi ini dinilai memaksa para kader untuk melakukan konsolidasi mandiri demi menjaga marwah organisasi. Melalui Sahabat Peduli Marwah PMII, terdapat empat poin tuntutan utama yang disampaikan:

  • Kecaman Keras: Mengutuk seluruh aksi anarkisme dan vandalisme yang menyasar aset strategis PMII.

  • Perlindungan Aset: Menuntut Badan Pengurus Harian (BPH) PB PMII untuk bertanggung jawab secara moral dan mengambil langkah nyata dalam melindungi sekretariat.

  • Ultimatum Rapat Pleno: Mendesak PB PMII untuk segera melaksanakan Rapat Pleno dalam kurun waktu 3×24 jam guna menyelesaikan konflik internal di tingkat PKC dan PC di seluruh Indonesia.

  • Evaluasi Kepemimpinan: Jika tuntutan tersebut diabaikan, Sahabat Peduli Marwah PMII mengancam akan menggalang kekuatan nasional untuk melakukan evaluasi total terhadap kepengurusan PB PMII.

Abdul Haris Nepe mengingatkan bahwa perilaku anarkis sangat bertolak belakang dengan Nilai Dasar Pergerakan (NDP) serta prinsip Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah yang menjadi fondasi organisasi. Ia menekankan pentingnya etika dalam berorganisasi, namun tetap memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang mencoba merusak institusi.

“Mengawal proses organisasi tidak harus dengan kegaduhan yang merusak. Kami mengajak seluruh sahabat untuk kembali pada kesadaran kritis yang beretika. Namun, jika rumah kita dirusak, harga diri kita dipertaruhkan, maka tidak ada kata lain selain lawan!” pungkasnya.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store