Siswa SMPN 1 Purwakarta Galang Wakaf Al-Qur’an di Peringatan Maulid Nabi

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – SMP Negeri 1 Purwakarta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan kegiatan religi sekaligus aksi sosial berupa gerakan wakaf Al-Qur’an. Acara berlangsung di Masjid Agung Baing Yusuf, Jalan Gandanegara, Kecamatan Purwakarta, Jumat (28/8).
Peringatan ini digelar bekerja sama dengan Badan Wakaf Al-Qur’an Kabupaten Karawang yang diwakili Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMPN 1 Purwakarta H. Patoni, imam Masjid Agung Baing Yusuf, jajaran guru, serta ratusan siswa-siswi SMPN 1 Purwakarta.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dani Rohmana Hardianto, menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan juga sarana pembinaan karakter siswa.
“Melalui momentum ini kami ingin menanamkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial. Siswa tidak hanya mendengarkan tausiyah, tetapi juga diajak berkontribusi dalam wakaf Al-Qur’an bagi saudara-saudara kita di pelosok yang masih kekurangan mushaf,” ujarnya.
Gerakan wakaf ini disambut antusias siswa. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Badan Wakaf Al-Qur’an untuk mendukung distribusi mushaf ke berbagai daerah terpencil di Indonesia.
Penceramah sekaligus perwakilan Komisi Fatwa MUI Purwakarta, Dr. Aji Ahmad Tajudin, menegaskan bahwa kebutuhan mushaf di Indonesia masih sangat besar.
“Setiap tahun kebutuhan umat mencapai enam juta mushaf, sementara Kementerian Agama baru mampu mencetak satu juta. Partisipasi SMPN 1 Purwakarta ini menjadi kontribusi nyata untuk gerakan sejuta mushaf Al-Qur’an. Kami akan mendokumentasikan dan mendistribusikannya ke daerah-daerah yang membutuhkan,” jelasnya.
Kepala SMPN 1 Purwakarta, H. Patoni, menambahkan bahwa pemilihan momentum Maulid Nabi sekaligus menjadi evaluasi setelah dua bulan kegiatan belajar berjalan.
“Kami ingin siswa lebih bersemangat melangkah ke bulan baru dengan semangat keteladanan Nabi. Selain itu, melalui wakaf Al-Qur’an ini, anak-anak belajar berbagi, berempati, dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kerja sama dengan Badan Wakaf Al-Qur’an dan pelaksanaan kegiatan di Masjid Agung memberi suasana baru bagi siswa.
“Kami ingin anak-anak terbiasa berinteraksi di lingkungan yang lebih luas, menumbuhkan jiwa sosial, serta membiasakan diri dengan nilai-nilai kebaikan. Inilah bagian dari pendidikan karakter yang kami tanamkan sejak dini,” pungkasnya. (***)