Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Tikar Semai Ilmu: Belajar dan Berkarya Bersama Teman-Teman SLB di Kota Depok

WhatsApp Image 2026-11-07 at 12.46.43
Foto bersama seluruh tim Semai Ilmu dengan seluruh peserta didik dan pengajar di salah satu SLB di Kota Depok. (Sumber: Dokumentasi Pribadi).

Jurnalis:

Kabar Baru, Depok – Ketika sebuah cerita rakyat tidak hanya dibaca, tetapi juga menjadikan ruang untuk anak-anak belajar, berkarya, dan untuk menyuarakan ide mereka. Pada tanggal 14 Juni 2026 lalu, Semai Ilmu berkolaborasi dengan  salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Depok melalui kegiatan Tikar Semai Ilmu: Gali Aksara – Belajar dari Situ Bagendit.

Gali Aksara: Legenda Situ Bagendit hadir sebagai sebuah media pembelajaran yang menggabungkan literasi, budaya lokal, dan bukti bahwa kepedulian anak muda terhadap lingkungan. Melalui cerita Situ Bagendit, peserta diajak untuk memahami moral dan pesan yang ada di dalam cerita, sembari mengenal kisah yang berasalkan dari Jawa Barat.

Tikar Semai Ilmu merupakan ruang belajar santai yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman edukasi yang inklusif, interaktif, dan ramah anak. Program yang biasanya diberikan biasanya menggunakan pendekatan sebagai berikut:

  • literasi yang berbasis cerita dongeng,
  • menggunakan permainan untuk menyalurkan pembelajaran,
  • serta menjadi ruang bagi anak untuk mengeksplorasi lingkungan.

Cerita Situ Bagendit merupakan dongeng lokal yang berasalkan dari daerah Garut, yang menceritakan awal mula keberadaan sebuah kenampakan danau di daerah Garut. Aksa and Ara, yang merupakan peran utama dari cerita tersebut, pergi berlibur ke kabupaten Garut bersama ayah dan ibunya. Setelah sampai di lokasi, Aksa dan Ara kemudian mendengarkan dongeng tentang awal kenampakan danau tersebut. Dalam buku tersebut juga memperkenalkan pembaca dengan vertical garden. Buku cerita yang dikemas dengan ilustrasi yang relevan tersebut juga diharapkan dapat memberikan pesan moral kepada pembaca agar tidak menjadi pribadi yang serakah dan angkuh.

Buku cerita Situ Bagendit juga tersedia dalam versi digital yang dapat diakses melalui kode QR pada halaman terakhir. Melalui versi digital tersebut, pembaca dapat menikmati animasi berbasis AR (Augmented Reality) sebagai salah satu fitur interaktif yang melengkapi pengalaman membaca.

WhatsApp Image 2026-11-07 at 12.47.11
(Kiri ke kanan) Buku Jelajah Garut: Rahasia Air Situ Bagendit; Dampu Semai Ilmu; Pembuatan Bookmark Daur Ulang. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Dalam kegiatan ini, Semai Ilmu juga mengadakan beberapa aktivitas atau rangkaian kegiatan lain. Setelah mengenal pesan dari cerita Legenda Situ Bagendit melalui sesi mendongeng, keseruannya tidak berhenti sampai di situ. Para peserta kemudian diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang seru, kreatif, dan tentunya penuh makna. Kegiatan selanjutnya dilanjut dengan membuat doodle ilustrasi tote bag yang dilakukan oleh teman-teman dari SLB Insan Mandiri, yang setelahnya juga dilanjut dengan pembuatan seed paper bookmark dengan yang menggunakan kertas koran bekas dan juga benih.

Permainan edukatif mengenai cara menjaga lingkungan juga disalurkan melalui beberapa bermainan. Permainan Dampu Semai Ilmu adalah permainan modifikasi dari permainan tradisional yang dilengkapi kartu tantangan yang bertema lingkungan, yang mengajak anak untuk memahami isu ekologi dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Permainan lainnya adalah permainan edukatif yang mengajak anak-anak untuk mengenal tentang literasi digital dasar yang mencangkup keamanan digital, tanggung jawab dalam bermedia, dan cara memilah informasi di media sosial. Permainan seperti ice breaking juga dilakukan untuk meningkatkan energi dan semangat anak-anak.

Sepanjang kegiatan, antusiasme peserta dapat dilihat dari cara mereka mengikuti alur rangkaian kegiatan. Pada sesi mendongeng, peserta menyimak alur cerita Situ Bagendit. Peserta juga aktif dalam berpartisipasi di setiap rangkaian kegiatan games serta kegiatan aktivitas berkarya.

Pada saat rangkaian kegiatan sesi menggambar atau doodle, seluruh peserta berkesempatan untuk menggambar di lembar kertas yang besar bersama. Seluruh peserta sangat menikmati kebersamaan tersebut sambil mengekspresikan kekreatifan mereka dengan bebas. Kepribadian ingin tahu yang tinggi juga dapat dilihat saat kegiatan membuat seed paper bookmark.

Ketika sudah semakin usang, bookmark dapat ditanam pada tanah karena mengandung benih yang dapat tumbuh menjadi tanaman. Saat proses pembuatannya, setiap dari mereka terlihat sangat penasaran selama proses pembuatan membuat bubur koran, terutama saat memberikan pewarna alami ke dalam adonan bubur koran tersebut.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, kegiatan literasi yang kami sampaikan diharapkan dapat menjadi salah satu cara agar pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dipahami oleh anak-anak dan nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diwujudkan menjadi tindakan sederhana dalam keseharian mereka. Bagi kami, literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca tulisan dan mengikuti alur cerita, melainkan juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk memahami pesan moral, menyampaikan ide atau pendapat, serta menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan nyata.

Hal yang paling bermakna, peserta didik di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Depok  tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga co-creator yang memberikan ide, masukan, dan karya untuk pengembangan buku inklusif Gali Aksara: Legenda Situ Bagendit.

Melalui proses ini, setiap peserta diberi ruang untuk menyampaikan perspektifnya secara langsung, sehingga buku yang dikembangkan tidak hanya berbicara tentang inklusivitas, tetapi juga lahir dari kolaborasi yang benar-benar inklusif. Bagi kami, keterlibatan mereka menjadi pengingat bahwa karya yang inklusif seharusnya tidak hanya dibuat untuk suatu komunitas, tetapi juga dibuat bersama komunitas tersebut.

Tak berhenti dalam kegiatan tersebut, Semai Ilmu melanjutkan aksinya dengan menjangkau sejumlah sekolah dan rumah baca di wilayah Depok dan Jakarta. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi bersama berbagai komunitas dan ruang belajar, termasuk komunitas literasi di Depok serta rumah baca di kawasan Tebet, Jakarta. Rangkaian kegiatan sosialisasi ini menjadi upaya untuk memperluas dampak program melalui kegiatan mendongeng buku Gali Aksara, permainan Dampu Semai Ilmu, dan eksperimen sederhana tentang banjir.

WhatsApp Image 2026-11-07 at 12.47.36
(Kiri ke kanan) Dokumentasi kegiatan kolaborasi Semai Ilmu bersama komunitas dan rumah baca di Depok dan Jakarta. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Semai Ilmu mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa, guru, dan keluarga besar seluruh sekolah, komunitas, dan rumah baca atas sambutan hangat dan kolaborasi yang luar biasa. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari semakin banyak ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan berdampak bagi semua.

Yuk, lihat berbagai kegiatan Semai Ilmu lainnya melalui akun Instagram kami, @semai.ilmu!

This project is supported by the IKI Small Grants programme strengthening local solutions for effective climate and biodiversity action. IKI Small Grants is funded by the Federal Ministry for the Environment, Climate Action, Nature Conservation and Nuclear Safety (BMUKN) and is run by Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH. It is part of Germany’s International Climate Initiative (IKI).

Penulis: Anindita Aurelia A, Izzati Rifqah – Semai Ilmu

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store