Bau Menyengat Selimuti Situ Buleud, Siapa Bertanggung Jawab?

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Situ Buleud, Kabupaten Purwakarta, terusik oleh aroma tidak sedap yang diduga berasal dari limbah makanan basah di dalam tong sampah. Bau menyengat tersebut tercium di trotoar depan gerbang masuk Situ Buleud, Jalan Siliwangi, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta.
Pantauan kabarbaru.co di lokasi pada Kamis (6/8/2026), aroma menyengat tercium cukup kuat di sekitar jalur pedestrian yang setiap hari dilalui pejalan kaki, pengunjung, maupun warga yang berolahraga. Kondisi tersebut memicu keluhan karena dinilai mengurangi kenyamanan di salah satu ruang terbuka publik dan destinasi wisata favorit masyarakat Purwakarta.
Nurul (38), seorang pejalan kaki yang ditemui di lokasi, mengaku aroma tidak sedap tersebut cukup mengganggu, terutama bagi masyarakat yang datang untuk berolahraga atau sekadar menikmati suasana Situ Buleud.
“Baunya cukup menyengat, apalagi saat angin bertiup ke arah trotoar. Situ Buleud ini menjadi tempat favorit warga untuk berjalan santai dan berolahraga. Kebersihannya harus benar-benar dijaga agar pengunjung tetap merasa nyaman,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Dadang (45), yang tengah beristirahat di trotoar usai berjoging. Menurutnya, keberadaan tong sampah memang penting untuk menjaga kebersihan kawasan, namun pengelolaannya harus dilakukan secara rutin agar tidak menimbulkan aroma yang mengganggu.
“Kalau sampah, terutama sisa makanan basah, terlalu lama dibiarkan, baunya pasti menyebar. Sayang sekali kalau kawasan wisata yang sudah tertata menjadi kurang nyaman karena persoalan seperti ini. Semoga sampahnya bisa lebih cepat diangkut,” kata Dadang.
Warga berharap pengelolaan sampah di kawasan Situ Buleud dapat ditingkatkan, mulai dari pemilahan jenis sampah hingga pengangkutan secara berkala. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya serta tidak mencampurkan limbah makanan basah dengan jenis sampah lain yang berpotensi menimbulkan bau apabila tidak segera ditangani.
Sebagai salah satu ikon Kabupaten Purwakarta, Situ Buleud tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga dan bersantai, tetapi juga destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, kebersihan dan kenyamanan kawasan menjadi tanggung jawab bersama agar citra destinasi tetap terjaga dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pengunjung. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Dinamikapost.com
Radar Baru
Seedbacklink
