Wakesekjen ADKASI Pedro Bau Dorong Kolaborasi Strategis Lindungi Pekerja Migran

Jurnalis: Rianto
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Asosiasi Dewan Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) sepakat menjajaki kolaborasi strategis untuk memperkuat pelindungan serta pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kesepakatan ini dihasilkan dalam audiensi Dewan Pengurus Nasional ADKASI di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Rabu (7/1).
Wasekjen ADKASI Zainudin Pedro Bau menekankan pentingnya peran daerah dalam menjaga PMI yang memberikan kontribusi signifikan melalui remitansi sebesar Rp250 triliun pada tahun 2024. “Kolaborasi ini adalah langkah nyata untuk memastikan para pekerja tidak hanya berangkat secara aman, tetapi juga terlindungi hak-haknya selama bekerja,” ujarnya.
Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan bahwa transformasi instansi menjadi kementerian penuh merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sistem pelindungan dari hulu hingga hilir. Ia mendorong pemda dan DPRD segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) sebagai implementasi UU No. 18 Tahun 2017.
Ketua Umum ADKASI Siswanto mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 ditargetkan penempatan 500.000 PMI terampil di sektor menengah dan tinggi seperti pengelasan dan perhotelan. “Salah satu penguatan sinergi adalah membangun fondasi komunikasi yang kuat antara pusat dan daerah, mitigasi risiko perdagangan orang, serta sosialisasi prosedur kerja luar negeri secara legal,” pungkasnya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

