Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

TMI Sumenep Audiensi ke Polres, Desak Pengusutan Serius Jaringan Mafia BBM

IMG-20260128-WA0052_copy_800x600
TMI Sumenep saat audiensi ke Mapolres Sumenep (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Sumenep – Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sumenep mendatangi Mapolres Sumenep guna audiensi terkait dugaan praktik mafia solar BBM subsidi yang dinilai merugikan petani dan nelayan.

Audiensi yang berlangsung pada Rabu (28/1/2026) itu diterima langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, didampingi Kasatreskrim AKP Agus Rusdiyanto dan Plt Humas Polres AKP Widiarti.

Dalam pertemuan tersebut, TMI menyerahkan sejumlah data hasil investigasi lapangan terkait kelangkaan solar subsidi di sejumlah SPBU di Sumenep.

Sekretaris DPD TMI Sumenep, Wawan, menyampaikan bahwa kelangkaan solar bukan semata persoalan distribusi, melainkan diduga kuat akibat praktik terorganisir mafia BBM dengan modus penyalahgunaan sistem barcode subsidi.

Salah satu modus yang disorot adalah praktik “double barcode”, yakni penggunaan dua akses subsidi sekaligus, barcode nelayan dan barcode kelompok tani untuk alat mesin pertanian (alsintan), yang diduga dikendalikan oleh pihak tertentu.

“Banyak petani dan nelayan kaget ketika hendak mengisi BBM di SPBU. Kuota di barcode mereka sudah habis, padahal mereka belum pernah menggunakan. Ini indikasi kuat adanya penyalahgunaan hak subsidi oleh pihak lain,” ujar Wawan.

Ia menegaskan, dampak dari praktik tersebut sangat nyata di lapangan. Sejumlah nelayan terpaksa tidak melaut karena kehabisan solar, sementara petani kesulitan mengoperasikan alsintan.

“Keluhan ini kami terima terus-menerus. Nelayan tidak melaut bukan karena cuaca, tapi karena tidak kebagian solar. Ini bukan kejadian sporadis, tapi sudah sistematis dan sangat merugikan rakyat kecil,” tegasnya.

Melalui audiensi ini, TMI secara terbuka meminta Polres Sumenep serius mengusut dan membongkar jaringan mafia solar hingga ke akar-akarnya, termasuk pihak-pihak yang diduga bermain di level distribusi maupun SPBU.

“Temuan sudah ada dan indikasinya kuat. Karena itu, tidak ada alasan bagi aparat penegak hukum untuk tidak membongkar jaringan mafia ini,” kata Wawan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengapresiasi langkah TMI yang aktif menyampaikan temuan lapangan dan ikut mengawal subsidi negara agar tepat sasaran.

“Kami menyampaikan terima kasih atas masukan dan data yang disampaikan rekan-rekan TMI. Informasi ini sangat membantu kami,” ujar AKBP Anang.

Ia menegaskan, Polres Sumenep berkomitmen menindaklanjuti temuan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Soal komitmen, kami jelas berkomitmen melakukan pemberantasan mafia solar. Informasi yang ada akan kami dalami lebih lanjut,” pungkasnya.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store