SKK Migas–KEI Jalankan Program Penanganan Stunting di Pagerungan Besar Sumenep

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep – Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, SKK Migas – Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) kembali menjalankan program percepatan penanganan stunting di Desa/Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.
Sebanyak 20 balita akan mendapatkan pendampingan intensif berupa pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi.
Bidan Koordinator Puskesmas Pagerungan Besar, Yuliani, menjelaskan bahwa para balita akan didampingi langsung oleh 20 kader posyandu, dengan dukungan satu bidan Puskesmas serta satu penanggung jawab gizi.
“Sepanjang pendampingan 120 hari akan dilaksanakan setiap hari dan giat posyandu 1 minggu sekali, nantinya akan kami cek berat badan, tinggi badan, dan menilai perkembangan status gizi anak,” ujarnya, Minggu (31/8).
Karena itu, Yuliani menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi dan keterlibatan aktif SKK Migas-KEI dalam berbagai kegiatan kesehatan masyarakat di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih. Semoga kedepan, masyarakat menjadi lebih baik dari sisi perkembangan gizi dan menjadi anak yang bermanfaat,” paparnya.
Sementara itu, Manager Humas KEI, Kampoi Naibaho, menegaskan bahwa pelaksanaan program ini tidak hanya bersifat kuratif, melainkan lebih menekankan upaya preventif.
“Kami sangat mendorong para kader posyandu untuk terus aktif menjalankan kegiatan rutin. Upaya pencegahan stunting memiliki porsi penting yang setara dengan penanganan, agar kasus serupa dapat diminimalisir sedini mungkin,” tegasnya.
Diharapkan, program ini mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di Kabupaten Sumenep sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di wilayah kepulauan.