Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Ruwaida Ismet Mile Minta UMKM Perempuan Konsisten Pertahankan Mutu Produk

20261006_232620
Bupati Bone Bolango Ismet Mile bersama Ruwaida Ismet Mile dan peserta seusai kegiatan bimtek UMKM perempuan. (F.Sandi/Diskominfo).

Jurnalis:

Kabar baru, Gorontalo – Ketua TP PKK Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile mengingatkan pelaku UMKM perempuan agar tetap mempertahankan kualitas produk meski usaha mereka mulai berkembang dan permintaan konsumen meningkat.

Menurut Ruwaida, menjaga cita rasa, ukuran porsi, serta mutu produk merupakan hal penting untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. Jangan sampai peningkatan jumlah pesanan justru membuat kualitas produk menurun.

Pesan tersebut disampaikan Ruwaida saat menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Perempuan dalam Pengelolaan UMKM Menuju Kemandirian yang digelar PKK Kecamatan Botupingge di Villa Pasir Panjang, Kecamatan Kabila Bone, Selasa (6/10/2026).

Ia menilai perempuan memiliki kontribusi besar dalam perkembangan UMKM. Karena itu, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan dorongan untuk memulai usaha, tetapi juga harus diikuti kemampuan mengelola bisnis secara konsisten.

Ruwaida meminta pelaku UMKM tidak mengurangi bahan, rasa maupun takaran produk ketika usaha mulai ramai pembeli.

“Kalau sudah maju, sudah banyak pelanggan ataupun sudah laris, jangan mulai dikurangi. Kita kurangi rasanya, kita kurangi banyaknya, otomatis pelanggan-pelanggan itu akan lari,” ujar Ruwaida.

Ia mengatakan, produk yang telah mendapatkan tempat di hati masyarakat harus terus dijaga kualitasnya. Konsistensi tersebut menjadi modal penting agar usaha dapat bertahan dan berkembang ke pasar yang lebih luas.

Salah satu produk yang dicontohkannya adalah bageya berbahan tepung pisang yang telah dipasarkan melalui Galeri Dekranasda Bone Bolango.

Menurut Ruwaida, bageya tersebut memiliki ciri khas tersendiri karena menggunakan tepung pisang, berbeda dengan bageya berbahan sagu yang lebih banyak dikenal masyarakat.

Produk tersebut bahkan turut dibawa Ruwaida dalam berbagai kegiatan di luar daerah sebagai bagian dari upaya memperkenalkan produk lokal Bone Bolango kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kalau bageya sagu sudah biasa di mana-mana. Ini bageya tepung pisang. Kalau suka dan rasanya enak, silakan pesan, kami siapkan di Bone Bolango,” katanya.

Selain bageya tepung pisang, sejumlah produk lokal lainnya juga mendapat ruang promosi melalui Galeri Dekranasda, di antaranya kerawang dan kopi Pinogu.

Khusus kopi Pinogu, Ruwaida menyebut produk tersebut telah mendapat perhatian dari konsumen di luar daerah. Namun, tingginya minat tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan kapasitas produksi.

Menurutnya, kondisi itu menjadi bukti bahwa produk UMKM Bone Bolango memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas. Namun, peluang tersebut harus dibarengi kesiapan pelaku usaha dalam menjaga mutu dan memenuhi permintaan konsumen.

Di sisi lain, TP PKK Bone Bolango juga menyiapkan program pelatihan kerawang ikat yang menyasar anak-anak putus sekolah. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempertahankan keterampilan kerajinan lokal sekaligus memberikan bekal keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi sumber penghasilan.

Ruwaida turut mengajak kader PKK di tingkat desa untuk aktif mendampingi pelaku UMKM di wilayah masing-masing. Pendampingan tersebut mencakup pengelolaan keuangan, akses terhadap permodalan hingga pengembangan usaha.

Ia berharap program pemberdayaan perempuan melalui UMKM mampu melahirkan pelaku usaha yang tidak hanya produktif, tetapi juga mandiri, konsisten menjaga kualitas dan mampu memanfaatkan peluang pasar di luar Bone Bolango.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store