PDAM Sumenep Setor PAD 2025 Sebesar Rp250 Juta

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumenep telah menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2025 sebesar Rp250 juta.
Target ini dicapai setelah perusahaan melakukan berbagai upaya pengelolaan operasional yang efektif.
Direktur PDAM Sumenep, Febmi Noerdiansyah, mengatakan target awal PAD sempat diproyeksikan sebesar Rp500 juta.
Namun, setelah dilakukan evaluasi, target disesuaikan menjadi Rp250 juta karena mempertimbangkan laba bersih perusahaan.
“Awalnya memang muncul angka Rp500 juta, tapi setelah dievaluasi, laba bersih kami belum memungkinkan seluruhnya disetorkan ke PAD. Sesuai ketentuan, maksimal hanya separuh dari laba,” ujar Febmi.
Ia menjelaskan, capaian PAD itu didukung oleh dua faktor utama, yakni pencegahan kebocoran air dan efisiensi belanja operasional.
Pertama, kebocoran air menjadi fokus utama karena berdasarkan hitungan dapat menurunkan potensi pendapatan.
“Misalnya, jika produksi air mencapai 100 ribu meter kubik, tetapi yang terjual hanya 80 ribu meter kubik, maka terdapat potensi kehilangan pendapatan dari selisih tersebut,” jelasnya.
Untuk menekan kebocoran, PDAM melakukan perbaikan jaringan perpipaan serta meningkatkan pemantauan distribusi air.
Kedua, PDAM melakukan efisiensi belanja dengan menunda pengeluaran yang tidak mendesak, dan menerapkan prinsip harga terbaik dalam pengadaan suku cadang, pompa, dan perlengkapan perpipaan.
Selain itu, pengaturan listrik juga diperbaiki menggunakan panel dan perangkat modern untuk menekan biaya operasional.
Penyesuaian tarif air yang dilakukan dan penambahan ribuan pelanggan baru ikut mendorong peningkatan pendapatan perusahaan.
“Alhamdulillah, target Rp250 juta sudah tercapai dan lunas dibayarkan,” tegas Febmi.
Febmi berharap kinerja PDAM Sumenep pada tahun 2026 dapat terus meningkat seiring penguatan tata kelola dan modernisasi sistem operasional.
“Kami berharap seluruh jajaran PDAM bisa bekerja lebih disiplin, efektif, dan inovatif. Ke depan, kami akan terus mendorong efisiensi, menekan kebocoran air, serta mengembangkan sistem digital agar pelayanan dan kinerja perusahaan semakin baik,” ujar Febmi.
Ia optimistis, PDAM Sumenep mampu meningkatkan kontribusi PAD sekaligus memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

