Ojol Tewas Saat Demo, Korpus DEMA PTKIN: Usut Tuntas dan Adili Pelaku tetap fokus isu DPR

Jurnalis: Masudi
Kabar Baru, Jakarta – Koordinator Pusat Aliansi Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN), Sahrus Sobirin, menyesalkan tragedi meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) dalam aksi demonstrasi. Ia menegaskan kekerasan tidak boleh terulang dan meminta aparat mengusut tuntas kasus tersebut.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya driver ojol dalam aksi kemarin. Tragedi ini tidak boleh dibiarkan, aparat harus mengusut tuntas segala bentuk pelanggaran yang terjadi dan menghukum seberat beratnya para pelaku.” kata Sobirin dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).
Sobirin juga mengingatkan mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat agar tidak terpancing suasana ricuh. Menurutnya, gerakan mahasiswa harus tetap menjaga kedamaian dan fokus pada isu utama.
“Mahasiswa harus kembali pada tujuan semula, yaitu menyuarakan kritik terhadap DPR. Jangan sampai fokus perjuangan kabur karena insidental dilapangan, karena almarhum pun syahid berjuang untuk menyuarakan hak nya sebagai Rakyat,” tegasnya.
Sobirin menyoroti sikap arogansi syahroni yang menyebutkan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya sebagai orang tolol sedunia. “ ini bukti bahwa DPR hari ini tidak betel-betul mewakili rakyat dan dia sudah tidak layak mewakili rakyat” pungkasnya
Sobirin menambahkan, perjuangan mahasiswa akan terus berjalan melalui jalur konstitusional dengan cara-cara alegan.
“Ini momentum untuk membuktikan bahwa suara mahasiswa adalah suara moral bangsa dengan esensi nyata,” tandasnya.