Meta Sengaja Biarkan Iklan Judol Banjiri Beranda Pengguna Platform

Jurnalis: Arif Muhammad
Kabar Baru, London – Komisi Perjudian Inggris melontarkan tuduhan serius kepada Meta Platforms, induk perusahaan Facebook dan Instagram.
Otoritas tersebut menilai raksasa teknologi ini sengaja membiarkan iklan judi online ilegal membanjiri beranda pengguna di platform mereka.
Direktur Eksekutif Gambling Commission, Tim Miller, mengungkapkan bahwa banyak iklan judi muncul secara masif di feed media sosial.
Ironisnya, iklan tersebut berasal dari situs yang tidak terdaftar dalam skema GamStop – sebuah sistem proteksi mandiri untuk mencegah kecanduan judi di Inggris.
“Meta memiliki perpustakaan iklan yang menunjukkan secara transparan pengiklan mana yang mengklaim situs mereka tidak terdaftar di GamStop. Jika kami saja bisa menemukannya, seharusnya Meta juga bisa,” tegas Miller dilansir dari Reuters oleh Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Selasa (27/01/2026).
Modus Game Tipuan di Media Sosial
Miller memperingatkan bahwa banyak situs judi online menyamar sebagai permainan (game) biasa untuk menjebak pengguna yang tidak waspada.
Ia membantah klaim Meta yang menyatakan hanya mengetahui pelanggaran setelah mendapat laporan dari pihak luar.
“Mereka sebenarnya tahu, tapi memilih untuk tidak melihat fakta tersebut,” tambah Miller.
Praktik ini sangat membahayakan karena mempermudah akses perjudian bagi orang-orang yang seharusnya sedang dalam masa rehabilitasi atau pembatasan diri melalui sistem GamStop.
Meta Janji Perkuat Deteksi Proaktif
Menanggapi tudingan pedas tersebut, juru bicara Meta menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen pada kebijakan periklanan yang ketat.
Meta berjanji segera menghapus setiap konten yang melanggar aturan perundang-undangan.
Saat ini, Meta mengaku sedang bekerja sama dengan Gambling Commission untuk menyempurnakan teknologi deteksi proaktif mereka.
Langkah ini bertujuan agar sistem kecerdasan buatan mereka mampu menyaring pelaku buruk lebih cepat sebelum iklan tayang secara luas.
“Kami terus berupaya meningkatkan alat deteksi kami dan mendorong Komisi untuk bekerja sama demi melindungi pengguna serta pengiklan yang sah,” ungkap perwakilan Meta dalam pernyataan resminya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

