Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Menjaga  Pesisir, Menyapa Genarasi Muda

eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_img20260917wa0012
Kegiatan tersebut dipimpin PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau, Kompol Rahmat Hidayat,.

Jurnalis:

kabarbaru, Bengkalis —Ditpolairud Polda Riau Bawa Sambang Nusa dan Pustaka Terapung ke Pulau Terluar Rupat Utara

Di ujung utara Bengkalis, ketika laut menjadi bagian dari keseharian warga, kehadiran aparat kepolisian tak cukup hanya terlihat dari kapal patroli.

Di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau mencoba hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kamis (17/9/2026), dua program dibawa sekaligus: Sambang Nusa untuk menyapa warga pesisir dan Pustaka Terapung untuk mendekati anak-anak melalui buku.

Kegiatan tersebut dipimpin PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau, Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., M.H. Ia didampingi Komandan Kapal Patroli KP IV-3001, personel Pos Polair Tanjung Medang, Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Utara, serta jajaran personel Ditpolairud Polda Riau.

Bukan Sekadar Patroli

Sekitar pukul 09.00 WIB, halaman Kantor Desa Teluk Rhu menjadi titik awal kegiatan.

Setelah pembukaan dan doa bersama yang dipimpin Atan Ahmad, Kepala Desa Teluk Rhu Mansur menyampaikan sambutan. Setelah itu, Kompol Rahmat Hidayat menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Pesannya sederhana: keamanan wilayah perairan bukan hanya tanggung jawab aparat. Masyarakat pesisir juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan wilayah tempat mereka hidup.

Di tengah pertemuan itu, Ditpolairud menyalurkan 60 paket sembako dan bantuan bibit pohon kepada warga.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial yang sekaligus membuka ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat pesisir.“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, mendengarkan langsung kondisi masyarakat di wilayah pesisir, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap warga di pulau terluar,” ujar Kompol Rahmat Hidayat.

Bagi Ditpolairud, menyambangi masyarakat pesisir bukan semata soal menjaga keamanan laut. Ada persoalan sosial dan hubungan dengan warga yang juga perlu dirawat.

Dari Kapal Patroli ke Buku Bacaan

Menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, perhatian beralih kepada anak-anak.

Program Pustaka Terapung digelar untuk pelajar Desa Teluk Rhu. Personel Polairud memperkenalkan tugas dan fungsi kepolisian perairan, sebelum mengajak anak-anak membaca bersama.

Buku pengetahuan, dongeng, dan cerita rakyat menjadi bahan bacaan.

Suasana yang semula formal berubah menjadi lebih cair. Anak-anak berinteraksi dengan personel kepolisian. Sebanyak 15 paket alat tulis dan makanan ringan turut dibagikan kepada para pelajar.

Di sinilah pendekatan Pustaka Terapung menemukan maknanya: polisi mencoba memperkenalkan wajah lain dari institusi yang selama ini identik dengan patroli, pengamanan, dan penegakan hukum.

Bagi anak-anak pesisir, polisi diperkenalkan bukan hanya sebagai aparat yang datang ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai sosok yang dapat berbicara, membaca, dan belajar bersama.

Menjaga Laut, Menjaga Kedekatan

Kegiatan di Teluk Rhu memperlihatkan pendekatan yang memadukan pesan keamanan dengan kegiatan sosial dan pendidikan.

Satu sisi menyasar masyarakat melalui Sambang Nusa. Sisi lainnya menyentuh anak-anak melalui Pustaka Terapung.

Dari wilayah pesisir dan pulau terluar Rupat Utara, pesan yang dibawa Ditpolairud Polda Riau menjadi lebih luas: menjaga keamanan wilayah perairan membutuhkan kedekatan dengan masyarakat, sementara membangun kedekatan dengan generasi muda dapat dimulai dari hal sederhanasebuah buku, sebuah percakapan, dan kehadiran yang nyata.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store