Mahasiswa UNIJA Madura Demo Polres Sumenep, Tolak Represivitas Aparat

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep – Ratusan mahasiswa Universitas Wiraraja (UNIJA) Madura menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Sumenep, Minggu (31/8).
Mereka menuntut agar kepolisian bersikap tegas atas tindakan represif aparat buntut tragedi tewasnya Affan Kurniawan, ojek online, Kamis (28/8).
Presiden BEM Unija, Abdurrahman Saleh, menegaskan aksi ini menjadi peringatan agar praktik kekerasan aparat tidak terulang.
“Tindakan represif kerap terjadi dalam berbagai demonstrasi, dan itu bentuk pelanggaran hak asasi,” ujarnya, Minggu (31/8).
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan dua tuntutan: memastikan tidak ada represivitas di tubuh Polres Sumenep, serta mendesak Kapolres mendukung pemecatan tidak hormat bagi oknum polisi pelaku kekerasan.
Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, turun menemui massa dan berjanji menjaga anggotanya bertindak humanis.
“Saya berkomitmen, tidak akan saya maupun anggota saya melakukan tindakan represif, apalagi sampai menghilangkan nyawa,” tegasnya.
Selanjutnya, unjuk rasa mereka dilanjutkan di depan kantor DPRD Sumenep. Di sana, mereka ditemui langsung oleh Ketua DPRD setempat, Zainal Arifin.